- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGKAP:  Sekretaris Dispora Provinsi Bengkulu, Mike Van Hove, akui prestasi e-sport daerah masih tertinggal, pembinaan dan kompetisi dinilai menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi. SELASA-21-04-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

UNGKAP: Sekretaris Dispora Provinsi Bengkulu, Mike Van Hove, akui prestasi e-sport daerah masih tertinggal, pembinaan dan kompetisi dinilai menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi. SELASA-21-04-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

RAKYATMRERAHPUTIH – Di tengah pesatnya perkembangan e-sport di Indonesia, Provinsi Bengkulu masih menghadapi tantangan dalam mencetak atlet berprestasi. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pun mengakui bahwa capaian daerah dalam cabang olahraga ini masih perlu ditingkatkan.

Sekretaris Dispora Provinsi Bengkulu, Mike Van Hove, mengungkapkan bahwa meskipun potensi atlet sudah mulai terlihat, namun belum ada yang mampu menembus level kompetisi tertinggi seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kalau atlet sudah ada, tapi untuk yang mewakili Provinsi Bengkulu di level tertinggi seperti PON, memang belum ada yang berprestasi,” ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan e-sport di Bengkulu masih berada pada tahap awal. Dibandingkan daerah lain yang sudah lebih dulu maju, Bengkulu masih membutuhkan banyak pembenahan, terutama dalam hal pembinaan dan kompetisi.

Padahal, secara nasional, e-sport telah berkembang pesat dan mendapat pengakuan luas. Cabang ini bahkan sudah menjadi bagian dari ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games.

Baca Juga :  Destita Khairilisani Siap Jembatani Pemerintah Pusat dan Desa demi Kemajuan Koperasi Bengkulu

Namun di Bengkulu, tantangan tidak hanya soal prestasi, tetapi juga terbatasnya ruang kompetisi bagi atlet muda. Hingga saat ini, e-sport belum dipertandingkan dalam ajang seperti Pra-Popnas maupun Popnas. Hal ini membuat atlet pelajar kesulitan untuk mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.

Meski begitu, Dispora Bengkulu tidak tinggal diam. Berbagai langkah awal telah dilakukan, salah satunya dengan memfasilitasi pelajar yang memiliki minat di bidang e-sport. Pembinaan ini difokuskan pada usia muda sebagai investasi jangka panjang.

Dispora juga telah menyediakan fasilitas latihan di GOR sebagai tempat bagi para pelajar untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan. Namun, Mike menegaskan bahwa fasilitas saja tidak cukup tanpa dukungan sistem pembinaan yang kuat.

“Pembinaan harus berkelanjutan. Tidak cukup hanya menyediakan tempat, tapi juga perlu ada pelatih, kompetisi, dan dukungan dari berbagai pihak,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Sarankan UMKM Bengkulu Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan

Ia menambahkan, pengembangan e-sport juga memerlukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, komunitas, hingga organisasi olahraga seperti KONI. Tanpa kolaborasi, sulit bagi Bengkulu untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Di sisi lain, minat generasi muda terhadap e-sport sebenarnya cukup tinggi. Hal ini menjadi modal penting yang harus dimanfaatkan dengan baik. Jika diarahkan secara benar, potensi tersebut bisa berkembang menjadi prestasi.

Dispora berharap ke depan e-sport dapat masuk dalam lebih banyak ajang kompetisi resmi, sehingga atlet Bengkulu memiliki kesempatan untuk berkembang dan bersaing.

Dengan berbagai tantangan yang ada, Dispora Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan e-sport. Targetnya tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar mampu melahirkan atlet yang berprestasi.

Ini masih proses. Tapi kami optimistis, kalau dibina dengan serius, Bengkulu juga bisa bersaing,” tutup Mike.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB