RAKYATMERAHPUTIH – Ketua Politik dan Keamanan DPP KAMSRI sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Politik dan Demokrasi PB HMI, Maulana Taslam, menilai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memiliki peran penting dalam memperkuat prinsip supremasi sipil melalui fungsi representasi, legislasi, dan pengawasan yang dijalankan lembaga parlemen.
Menurut Maulana, supremasi sipil merupakan salah satu fondasi utama dalam sistem demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Karena itu, DPR memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan suara masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dan pengambilan kebijakan negara.
“Fungsi utama DPR bukan hanya membentuk undang-undang, tetapi juga memastikan suara masyarakat tetap menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan negara,” ujar Maulana dalam keterangannya.
Ia menilai Sufmi Dasco Ahmad mampu menjalankan perannya sebagai pimpinan DPR dengan menjaga keseimbangan antara kebutuhan stabilitas politik nasional dan fungsi representasi rakyat. Dalam berbagai dinamika politik yang terjadi, Dasco dinilai tidak hanya menjalankan tugas kelembagaan, tetapi juga berupaya menjaga agar parlemen tetap menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat.
Menurut Maulana, politik pada hakikatnya merupakan instrumen untuk memperjuangkan kepentingan publik. Oleh sebab itu, kehadiran pemimpin politik yang tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
“Demokrasi membutuhkan ruang dialog yang sehat antara negara dan masyarakat sipil. Parlemen seharusnya menjadi arena utama bagi dialog tersebut,” katanya.
Maulana juga menyoroti kemampuan Dasco dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme politik yang konstitusional. Ia menilai peran DPR sebagai lembaga legislatif sangat strategis dalam menjaga keseimbangan antara fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi masyarakat agar demokrasi berjalan secara efektif.
Selain itu, Maulana menilai perjalanan politik Dasco juga menjadi contoh bahwa daerah memiliki potensi besar untuk melahirkan tokoh nasional yang berpengaruh. Sebagai putra Sumatera Bagian Selatan, Dasco dinilai mampu menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di berbagai daerah.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam dunia politik sangat penting untuk memastikan keberlanjutan demokrasi dan pembangunan bangsa di masa depan.
“Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan negara dengan aspirasi masyarakat serta menjadikan kekuasaan sebagai sarana untuk mewujudkan kepentingan publik,” ujarnya.
Maulana menegaskan, keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan institusi politik, tetapi juga oleh komitmen para pemimpin dalam menjalankan amanat rakyat secara konsisten dan demokratis.
Ia menyebut, selama masih ada pemimpin yang mau mendengar suara rakyat, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, maka harapan terhadap demokrasi Indonesia akan tetap terjaga.
“Demokrasi tidak hidup karena gedung parlemen berdiri megah. Demokrasi hidup karena ada orang-orang yang menjaga amanat rakyat di dalamnya. Dan dalam pandangan saya, Prof. Sufmi Dasco Ahmad telah menunjukkan ikhtiar ke arah itu,” tutup Maulana.









