RAKYATMERAHPUTIH – Pemerintah Provinsi Bengkulu mematangkan persiapan penandatanganan serentak dokumen verifikasi dan validasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta aparat penegak hukum diperkuat agar tahapan tersebut berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan.
Persiapan itu menjadi perhatian Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Pada Senin (19/10), keduanya melakukan koordinasi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu untuk membahas dukungan terhadap pelaksanaan tahapan administrasi program tersebut.
Kedatangan rombongan Pemprov Bengkulu disambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Anton Delianto, didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Zuhandi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian komunikasi lintas lembaga yang dilakukan pemerintah provinsi dalam menyiapkan pelaksanaan verval KDMP.
Dokumen verifikasi dan validasi itu dipersiapkan untuk ditandatangani secara serentak oleh sekretaris daerah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Karena melibatkan pemerintah daerah di berbagai wilayah, koordinasi menjadi bagian penting untuk menyatukan kesiapan sebelum tahapan penandatanganan dilaksanakan.
Pemprov Bengkulu juga meminta pendampingan aparat penegak hukum dari Kejati Bengkulu selama proses penandatanganan berlangsung. Permintaan tersebut disampaikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sekaligus memastikan proses administrasi berjalan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Dengan persiapan bersama, pemerintah provinsi berharap setiap tahapan dapat dilaksanakan secara terarah. Penandatanganan dokumen menjadi bagian dari proses verifikasi dan validasi yang perlu didukung kesiapan administrasi pemerintah kabupaten dan kota.
Koordinasi dengan Kejati Bengkulu melengkapi komunikasi Pemprov Bengkulu bersama Polda Bengkulu. Kedua lembaga tersebut dilibatkan dalam rangkaian koordinasi untuk mendukung pelaksanaan program KDMP, terutama pada proses verifikasi dan validasi yang sedang dipersiapkan.
Dalam pertemuan bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Asfali, Mian menyampaikan bahwa pembangunan KDMP di Bengkulu menunjukkan perkembangan yang baik. Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur Bengkulu pada hari yang sama.
“Untuk pembangunan KDMP ini cukup baik di Bengkulu. Maka, untuk mempercepat langkah ke depan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga harus dilakukan,” kata Mian.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perkembangan pembangunan perlu diikuti kesiapan pada tahapan berikutnya. Pemerintah provinsi terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan program mendapat dukungan yang diperlukan, termasuk dalam urusan verifikasi dan validasi.
Perhatian Pemprov Bengkulu dalam rangkaian pertemuan ini tertuju pada kesiapan proses. Pemerintah daerah diharapkan dapat menjalankan tahapan verval dengan lancar, sementara koordinasi bersama aparat penegak hukum diarahkan untuk mendukung pelaksanaan sesuai ketentuan.
Penandatanganan serentak juga menempatkan sekretaris daerah kabupaten dan kota sebagai pihak yang terlibat langsung dalam tahapan tersebut. Oleh karena itu, persiapan di tingkat provinsi perlu terhubung dengan kesiapan pemerintah daerah yang akan menandatangani dokumen.
Melalui komunikasi lintas lembaga, Pemprov Bengkulu berupaya memperkuat ketertiban administrasi dalam pelaksanaan KDMP. Harapannya, proses yang berlangsung dapat dipertanggungjawabkan dan mendukung kelanjutan program di seluruh kabupaten dan kota.
Pertemuan bersama Polda Bengkulu turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denn; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, Edyson; serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi Marisi.
Kehadiran unsur pemerintah provinsi dan kabupaten tersebut menjadi bagian dari koordinasi persiapan program. Pembahasan diarahkan untuk memperkuat sinergi agar proses verval KDMP dapat berjalan lebih optimal dan tetap mengikuti ketentuan.
Dalam rilis yang disampaikan, Pemprov Bengkulu belum merinci jadwal penandatanganan serentak maupun jumlah dokumen yang akan ditandatangani. Informasi yang disampaikan masih berfokus pada pematangan persiapan, penguatan koordinasi, serta permintaan pendampingan selama proses berlangsung.
Meski demikian, arah persiapannya telah tergambar: pemerintah provinsi ingin tahapan verifikasi dan validasi berjalan teratur dengan melibatkan pihak terkait. Kelancaran administrasi diharapkan mendukung tujuan program untuk memperkuat koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Pemprov Bengkulu berharap rangkaian koordinasi tersebut memperkuat kesiapan seluruh daerah. Dengan dukungan pemerintah kabupaten dan kota, kepolisian, serta kejaksaan, pelaksanaan verval KDMP diharapkan berlangsung lancar, terarah, dan akuntabel sebagai bagian dari kelanjutan program di Bengkulu.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi










