Aset Provinsi Dialihkan, Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara Dikebut

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara melalui pengalihan aset dan anggaran Rp118 miliar untuk infrastruktur.

Pemprov Bengkulu percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara melalui pengalihan aset dan anggaran Rp118 miliar untuk infrastruktur.

RAKYARMERAHPUTIH –  Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mulai mempercepat realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Langkah konkret itu ditandai dengan rapat koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa 21 April 2026, dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.

Rapat tersebut menjadi titik awal penting dalam upaya percepatan pembangunan kawasan nelayan terpadu. Fokus utama pembahasan adalah usulan peralihan status sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Bengkulu yang berada di wilayah Bengkulu Utara agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah kabupaten.

Dalam rapat itu, Mian menegaskan bahwa proses peralihan aset sudah memasuki tahap administrasi dan tinggal menunggu pengesahan resmi.

“Ini sudah kita setujui menjadi langkah cepat untuk mendukung Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini masih berupa surat jawaban administratif, tapi satu hingga dua hari ke depan surat resminya akan kita keluarkan,” ujar Mian.

Langkah ini dinilai strategis karena keberadaan aset tersebut selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan dialihkan ke pemerintah kabupaten, aset-aset itu diharapkan dapat langsung digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi nelayan dan pengembangan kawasan pesisir.

Adapun aset yang diusulkan untuk dialihkan cukup beragam dan memiliki potensi besar. Di antaranya adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Napal, eks Gedung Dinas Kehutanan, Gedung UPP Karet, Balai Benih Ikan, hingga sejumlah lahan di dua lokasi strategis.

Baca Juga :  TPP ASN Maret 2026 Rp9,3 Miliar Tuntas Dicairkan

Pengalihan ini bukan sekadar administratif, tetapi menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun kawasan nelayan modern yang terintegrasi. Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi pusat ekonomi baru berbasis kelautan di Bengkulu Utara.

Namun demikian, Mian mengingatkan agar proses ini dilakukan secara hati-hati, terutama terkait keakuratan data aset. Ia meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memastikan seluruh data sudah sinkron sebelum proses pengalihan dilakukan.

“Tadi ada beberapa aset seperti balai ikan, kantor Kominfo, dan lainnya. Semua harus berjalan paralel. Intinya, data harus benar-benar sesuai di BPKAD agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Menurutnya, sinkronisasi data menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan atau persoalan hukum di masa depan. Pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan tetap berjalan sesuai aturan.

Di sisi lain, komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendorong pembangunan di Bengkulu Utara tidak hanya berhenti pada pengalihan aset. Tahun ini, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Mian mengungkapkan, total anggaran yang dialokasikan mencapai lebih dari Rp118 miliar. Dana itu difokuskan untuk pembangunan enam ruas jalan dan satu jembatan provinsi yang dinilai krusial untuk membuka akses dan memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat.

Baca Juga :  Sinergitas TNI dan Perbakin Bengkulu Perkuat Pembinaan Olahraga Menembak

“Total anggaran yang kita siapkan untuk Bengkulu Utara sekitar Rp118 miliar, khusus untuk pembangunan jalan yang akan dikerjakan tahun ini,” jelasnya.

Adapun enam ruas jalan yang akan dibangun meliputi SP Sukarami – Unit III – Padang Jaya, D6 Ketahun – Giri Mulya, Giri Mulya – Atas Tebing, Kerkap – Tanjung Agung Palik – Lubuk Durian, SP Gunung Selan – Lais, serta Ketahun – Napal Putih. Selain itu, satu jembatan yang akan dibangun adalah Jembatan Sebayur.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. Akses jalan yang baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, termasuk nelayan dalam mendistribusikan hasil tangkapan mereka.

Dengan kombinasi antara pengalihan aset dan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis Bengkulu Utara dapat berkembang lebih cepat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri menjadi salah satu prioritas karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Tidak hanya menyediakan fasilitas, program ini juga diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan terus diperkuat agar program ini tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru