BENGKULU BAROMETER – Kabar baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk bulan Maret 2026 dipastikan telah selesai dicairkan seluruhnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, menyebutkan total anggaran yang digelontorkan untuk pembayaran TPP tersebut mencapai sekitar Rp9,3 miliar.
“Alhamdulillah, untuk TPP ASN Provinsi Bengkulu, baik PNS maupun PPPK penuh waktu, untuk bulan Maret kita sudah selesai. Memang sempat ada keterlambatan di beberapa OPD, tapi itu hanya karena proses verifikasi administrasi,” ujar Tommy, Rabu (29/04/2026).
Ia menegaskan, dari sisi pencairan tidak ada lagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tertinggal. Seluruh hak ASN untuk bulan Maret telah dipenuhi.
Menurut Tommy, nominal TPP yang dibayarkan sejak Januari hingga Maret 2026 relatif stabil, yakni di kisaran Rp9,3 miliar setiap bulan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan ASN tetap terjaga di tengah berbagai penyesuaian anggaran.
Meski demikian, ia tidak menampik sempat terjadi keterlambatan di salah satu dinas. Penyebabnya bukan karena kendala anggaran, melainkan proses verifikasi yang cukup kompleks, terutama di tingkat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Jumlah personel di UPTD cukup banyak dan sistem kerjanya berbeda dengan OPD lain, sehingga perlu penghitungan lebih rinci. Itu yang menyebabkan keterlambatan di satu dinas,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pemprov Bengkulu kini menyiapkan skema baru dalam proses pencairan TPP. Dalam skema tersebut, pencairan tidak harus menunggu seluruh proses selesai secara bersamaan.
Artinya, jika proses di dinas induk sudah rampung, maka pembayaran bisa langsung dilakukan tanpa harus menunggu verifikasi UPTD selesai.
“Kalau dinasnya sudah selesai, langsung dicairkan. UPTD bisa menyusul. Jadi tidak ada lagi keterlambatan secara menyeluruh hanya karena satu bagian,” tegas Tommy.
Sementara itu, untuk pembayaran TPP bulan April 2026, saat ini masih dalam tahap penghitungan. Jika proses tersebut selesai sesuai jadwal, pencairan diperkirakan akan dilakukan pada Mei 2026.
Pemprov Bengkulu memastikan besaran TPP April tidak akan jauh berbeda dari bulan sebelumnya, sehingga ASN tetap menerima tambahan penghasilan dengan nominal yang stabil.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga motivasi kerja ASN serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









