Gelap Pascabencana, Solar Cell HPMPI Nyalakan Harapan Warga Aceh

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Bantuan solar cell yang disalurkan HPMPI tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menjadi solusi jangka menengah bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Di tengah keterbatasan listrik, energi surya hadir sebagai alternatif yang mandiri dan berkelanjutan.

Ketua Umum HPMPI, Steven, mengatakan bahwa pemilihan solar cell sebagai bantuan utama didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Banyak wilayah terdampak masih kesulitan mengakses listrik, meskipun fase pemulihan telah ditetapkan.

“Solar cell memungkinkan masyarakat tetap memiliki penerangan tanpa menunggu jaringan listrik pulih sepenuhnya,” ujar Steven.

Sebanyak 250 unit solar cell disalurkan ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga menjalani aktivitas harian, terutama pada malam hari.

Baca Juga :  Pemilik CV Mandiri Sejahtera Persilakan Terdakwa Hitung Sendiri Dugaan Kerugian Rp6,8 Miliar

Menurut Steven, solar cell bukan hanya alat penerangan, tetapi juga sarana edukasi energi terbarukan. Masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan energi matahari yang ramah lingkungan dan efisien.

“Selain cara penggunaan, kami juga mengajarkan perawatan agar alat ini bisa digunakan dalam waktu lama,” katanya.

Pendekatan edukatif ini menjadi nilai tambah dari program HPMPI. Warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga pengetahuan yang bisa diterapkan ke depannya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum: Kerugian Negara dan Lingkungan Seharusnya Tanggung Jawab PT RSM, Bukan Kontraktor

Bagi masyarakat terdampak, kehadiran solar cell memberikan rasa aman dan nyaman. Penerangan malam hari membantu mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan lingkungan, serta mendukung kegiatan belajar anak-anak.

Steven menegaskan, HPMPI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemulihan daerah terdampak bencana, tidak hanya di Aceh tetapi juga wilayah lain di Indonesia.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar memberi dampak nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan energi surya, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dan tangguh menghadapi kondisi pascabencana. Solar cell HPMPI pun menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi Aceh.

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa

Berita Terbaru