Simulasi Jadi Kunci, Bengkulu Percepat Kesiapan Hadapi Bencana Besar

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Latihan Kesiapsiagaan Operasional Bencana Alam Megathrust Kogabwilhan I Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan koordinasi lintas sektor di Bengkulu, wilayah yang dinilai sangat rentan terhadap ancaman tsunami.

Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan Pemerintah daerah Provinsi dan Kota Bengkulu menyambut positif pelaksanaan latihan gabungan ini, yang dinilai telah lama dinantikan sebagai langkah konkret menguji kesiapan di lapangan.

“Ini sudah lama kita menginginkan adanya latihan operasi seperti ini, terima kasih pada Pak Panglima. Kami pemerintah daerah Provinsi dan Kota Bengkulu, kita ketahui bahwa Kota Bengkulu adalah daerah yang sangat rawan untuk kejadian bencana, terutama untuk tsunami,” kata Herwan, Sabtu (18/04/2026).

Baca Juga :  Pekerja LPJU di Lebong Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Bekerja

Menurutnya, latihan ini menjadi sarana membangun kekuatan bersama yang solid, khususnya dalam klaster penanganan bencana yang melibatkan berbagai pihak.

“Dengan dilaksanakan latihan gabungan inilah bagaimana kita membangun yang solid, terutama kluster penangan bencana,” ungkapnya.

Selama ini, kata Herwan, secara regulasi daerah telah memiliki landasan kuat dalam penanggulangan bencana, baik melalui peraturan daerah (Perda) maupun peraturan gubernur (Pergub). Namun, implementasi di lapangan dinilai perlu terus diasah melalui latihan nyata.

“Selama ini secara dokumen konsepnya sudah kita ada Perdanya kemudian ada Pergubnya, tinggal kita operasikan lagi. Inilah bentuk latihan lapangan,” tuturnya.

Baca Juga :  Dipimpin Wagub Mian, Apel Siaga Bencana Bengkulu Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Dalam skenario latihan, seluruh tahapan penanganan diuji mulai dari awal kejadian hingga langkah-langkah yang harus dilakukan pascabencana. Hal ini penting untuk menghindari potensi kendala seperti miskomunikasi dan keterlambatan respons.

“Operasi lapangannya yang tadi sudah kita mulai dari kejadian sampai dengan apa yang akan terjadi, sampai dengan kita harus siap. Kalau tidak dilakukan latihan seperti ini biasanya kita terjadi miskomunikasi, misalnya terlambat dan sebagainya,” jelasnya.

Herwan menegaskan bahwa dalam situasi bencana, kecepatan respons menjadi faktor krusial, dengan prioritas utama pada penyelamatan jiwa.

“Nah ini karena bencana ini perlu respons cepat, tindakan utama adalah penyelamatan nyawa,” tegasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB