TPA Regional Bengkulu: Proyek 40 Hektare Siap Tampung Sampah Tiga Wilayah

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso

Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso

RAKYATBENGKULU — Proyek TPA Regional Bengkulu dipastikan menjadi salah satu pembangunan strategis yang akan mengubah struktur ruang pengelolaan sampah ditiga wilayah sekaligus—Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma. Dengan memanfaatkan lahan eks HGU PT Bumi Rafflesia Indah, pemerintah menata ulang kawasan seluas lebih dari 307 hektare menjadi pusat aktivitas baru yang mencakup pendidikan, mitigasi bencana, olahraga, dan pengelolaan lingkungan.

Dari total kawasan itu, 40 hektare dialokasikan khusus untuk pembangunan TPA Regional yang dirancang dengan standar modern.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menegaskan bahwa pembahasan alokasi lahan kini melibatkan BPN untuk memastikan seluruh fasilitas yang direncanakan memiliki ruang memadai.

Baca Juga :  Proyek Jalan Tertahan: Alarm Keras Pengelolaan Keuangan Bengkulu

“Kita letakkan TPA Regional tepat di tengah ketiga daerah agar efisien dan memberi dampak ekonomi lebih luas,” terang Tejo.

Keberadaan TPA Regional di koridor tol Bengkulu dinilai akan menghidupkan kawasan baru, mengingat akses jalan yang memadai akan menarik investasi logistik, industri daur ulang, hingga usaha kecil yang berbasis pengelolaan sampah.

Pengolahan sampah modern yang direncanakan memungkinkan sampah diolah menjadi pupuk organik, refuse derived fuel (RDF), atau bahan bakar industri. Jika dimaksimalkan, hal ini berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah baru dan membuka lapangan kerja.

Baca Juga :  Di Balik Lonjakan 300 Persen Pajak Air Permukaan Bengkulu: Reformasi Perhitungan dan Efek Fiskal

Pemprov Bengkulu menargetkan penyusunan Amdal dan DED rampung dalam waktu dekat, sebelum diajukan ke KLHK dan Kementerian PUPR untuk mendapatkan pendanaan APBN. Pemprov memastikan akses jalan menjadi tanggung jawab daerah, sementara pembangunan fisik TPA akan dikerjakan pemerintah pusat.

Dengan meningkatnya efektivitas pengelolaan sampah, biaya operasional pemerintah daerah dapat ditekan. Selain itu, pengolahan sampah menjadi bahan bakar industri membuka peluang kemitraan antara TPA Regional Bengkulu dengan sektor manufaktur dan energi.

Kombinasi antara infrastruktur modern, potensi ekonomi, dan pengelolaan lingkungan menjadi alasan TPA Regional akan menjadi proyek paling penting bagi masa depan tata kota Bengkulu.

Penulis : Windi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru