Jelang HBKN, Satgas Pangan Intensifkan Pengawasan Harga dan Distribusi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan di pasar tradisional dan pusat distribusi.

Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti cabai, bawang, dan daging ayam dalam beberapa hari terakhir. Meski terjadi lonjakan harga, pemerintah memastikan pasokan tetap aman.

Kasubdit Indagsi AKBP Herman Sopian menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara berkala bersama Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri.

“Pengawasan ini untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga. Kami ingin masyarakat bisa menjalani Ramadan dengan tenang tanpa khawatir kelangkaan bahan pokok,” ujarnya.

Baca Juga :  Usai Ditetapkan Tersangka. Rumah Mantan Kadis Tambang Bengkulu Digeledah

Hasil pemantauan menunjukkan harga cabai rawit merah di Pasar Panorama mencapai Rp83.300 per kilogram. Sementara di Seluma berada di angka Rp75.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan, meski beberapa komoditas lain masih sesuai HET dan HAP.

Menurut Herman, kenaikan ini belum berdampak pada ketersediaan barang. Distribusi dari daerah pemasok berjalan normal. Ia juga memastikan belum ditemukan praktik penimbunan.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait. Jika ada pelanggaran, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Tahun 2026 Pemprov Bengkulu Siapkan Drainase dan Jalan Rawa Makmur Lebih Tinggi

Sebagai langkah penyeimbang, Dinas Perdagangan Provinsi Bengkulu akan menggelar operasi pasar pada H-2 Ramadan. Operasi pasar ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan. Stabilitas pasar dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan pengawasan intensif dan operasi pasar, pemerintah optimistis gejolak harga dapat dikendalikan. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Stok Beras Nasional Lampaui 5 Juta Ton, Indonesia Makin Siap Hadapi Gejolak Pangan
Gerindra Seluma: Keputusan Presiden Ganti Kepala BGN Demi Sukseskan Program MBG
Kapolda: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan, 324 Kasus 3C Diungkap 
KUHAP Baru Polres Mukomuko Sosialisasikan Perubahan Besar Sistem Peradilan
Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026
Pemprov Bengkulu Ancam Laporkan PKS yang Abaikan Harga Sawit Resmi
PSI Bengkulu Kejar Pembentukan Pengurus Hingga Kecamatan, Target Tuntas Sebelum Pelantikan
Petani Sawit Bisa Bernapas Lega, Perusahaan Sepakat Beli TBS Rp3.465 Per Kilogram
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:48 WIB

Stok Beras Nasional Lampaui 5 Juta Ton, Indonesia Makin Siap Hadapi Gejolak Pangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:29 WIB

Gerindra Seluma: Keputusan Presiden Ganti Kepala BGN Demi Sukseskan Program MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:49 WIB

Kapolda: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan, 324 Kasus 3C Diungkap 

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:08 WIB

KUHAP Baru Polres Mukomuko Sosialisasikan Perubahan Besar Sistem Peradilan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026

Berita Terbaru