Jelang HBKN, Satgas Pangan Intensifkan Pengawasan Harga dan Distribusi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi Bengkulu memperketat pengawasan di pasar tradisional dan pusat distribusi.

Langkah ini dilakukan menyusul kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti cabai, bawang, dan daging ayam dalam beberapa hari terakhir. Meski terjadi lonjakan harga, pemerintah memastikan pasokan tetap aman.

Kasubdit Indagsi AKBP Herman Sopian menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara berkala bersama Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri.

“Pengawasan ini untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga. Kami ingin masyarakat bisa menjalani Ramadan dengan tenang tanpa khawatir kelangkaan bahan pokok,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepercayaan Publik 72 Persen, MK Perkuat Integritas dan Transformasi Digital

Hasil pemantauan menunjukkan harga cabai rawit merah di Pasar Panorama mencapai Rp83.300 per kilogram. Sementara di Seluma berada di angka Rp75.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan, meski beberapa komoditas lain masih sesuai HET dan HAP.

Menurut Herman, kenaikan ini belum berdampak pada ketersediaan barang. Distribusi dari daerah pemasok berjalan normal. Ia juga memastikan belum ditemukan praktik penimbunan.

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait. Jika ada pelanggaran, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Era Baru Bank Bengkulu, H. Iswahyudi Dorong Inovasi Layanan Lewat Lounge Blue Sky

Sebagai langkah penyeimbang, Dinas Perdagangan Provinsi Bengkulu akan menggelar operasi pasar pada H-2 Ramadan. Operasi pasar ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan. Stabilitas pasar dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan pengawasan intensif dan operasi pasar, pemerintah optimistis gejolak harga dapat dikendalikan. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru