Usai Ditetapkan Tersangka. Rumah Mantan Kadis Tambang Bengkulu Digeledah

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy




Kejati Bengkulu menyisir rumah mantan Kadis Pertambangan Bengkulu Utara untuk mengembangkan kasus dugaan korupsi tambang.

Kejati Bengkulu menyisir rumah mantan Kadis Pertambangan Bengkulu Utara untuk mengembangkan kasus dugaan korupsi tambang.

RAKYATMERAHPUTIH = Penetapan Fadillah Marik sebagai tersangka tidak membuat Kejaksaan Tinggi Bengkulu berhenti. Justru, langkah hukum terus diperluas. Sehari setelah status tersangka diumumkan, penyidik langsung menggeledah rumah mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bengkulu Utara tersebut.

Penggeledahan dilakukan Kamis (15/1/2026) sebagai bagian dari upaya pengembangan perkara. Penyidik menyisir setiap sudut rumah untuk mencari dokumen dan barang bukti yang diyakini berkaitan dengan dugaan korupsi.

Menurut Kejati Bengkulu, penggeledahan ini sangat penting untuk memastikan konstruksi perkara menjadi utuh. Penyidik ingin memastikan apakah terdapat bukti tambahan yang dapat menguatkan sangkaan terhadap tersangka.

Baca Juga :  Cegah Pendangkalan Alur, Sediment Trap Pulau Baai Tekan Endapan Pasir Hingga 80 Persen

Kasidik Kejati Bengkulu Pola Martua Siregar menegaskan bahwa penyidikan masih berjalan dinamis. Setiap temuan baru akan dianalisis dan dikaitkan dengan fakta-fakta yang sudah ada.

“Kami tidak berhenti pada penetapan tersangka. Penyidikan terus berlanjut, termasuk kemungkinan pengembangan ke pihak lain,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kasus ini belum bisa dianggap selesai. Penyidik masih mendalami peran tersangka, mekanisme dugaan korupsi, serta potensi kerugian negara yang ditimbulkan.

Sektor pertambangan, kata Pola, memiliki dampak luas bagi daerah. Jika terjadi penyimpangan, maka bukan hanya keuangan negara yang dirugikan, tetapi juga lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Membongkar Praktik Lama: Pola Penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas yang Diungkap di Persidangan

Oleh karena itu, Kejati Bengkulu berkomitmen mengusut perkara ini hingga tuntas. Proses hukum akan dilakukan secara transparan agar publik mengetahui perkembangan kasus secara jelas.

Penggeledahan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum tidak main-main dalam menangani perkara korupsi. Kejati Bengkulu berharap langkah ini dapat memberikan efek jera serta memperbaiki tata kelola pertambangan ke depan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru