Wagub Mian Tekankan Pengawasan Ketat Proyek Menjelang Akhir Tahun

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Bengkulu Mian, mengingatkan agar proyek diakhir tahun diperketat

Wakil Gubernur Bengkulu Mian, mengingatkan agar proyek diakhir tahun diperketat

RAKYATMERAHPUTIH — Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap seluruh proyek pembangunan dan penyerapan anggaran menjelang penutupan Tahun Anggaran 2025. Pesan itu disampaikan dalam Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pemerintah Provinsi Bengkulu yang digelar di Ruang Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (9/12).

Dalam arahan pembuka, Mian menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memprioritaskan kualitas pekerjaan. Ia mengingatkan, proyek yang dilaksanakan tergesa-gesa di akhir tahun kerap berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun temuan audit di kemudian hari.

“Arahan Pak Gubernur tegas. Spesifikasi pekerjaan harus qualified, benar-benar sesuai dengan ketentuan. Saat pelaksanaan PHO, pastikan semuanya aktual, faktual, dan tidak menimbulkan permasalahan di masa depan,” ujar Mian.

Dalam rapat evaluasi tersebut, sejumlah proyek strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat turut mendapat perhatian khusus. Salah satunya adalah kegiatan pengaspalan atau peningkatan kualitas jalan, yang menurut Mian, harus dilaksanakan sesuai standar teknis yang berlaku.

Baca Juga :  Pelindo Buktikan Alur Aman

Ia mencontohkan, penghotmikan jalan tidak sekadar selesai secara fisik, tetapi harus melewati serangkaian pengujian mutu material.

“Mulai dari mix design, komposisi material, hingga pelaksanaan di lapangan, semua harus terukur. Titik bor perlu diperbanyak untuk memastikan kualitas lapisan aspal. Ini penting untuk meminimalkan risiko Tuntutan Ganti Rugi (TGR),” jelasnya.

Mian mengingatkan bahwa pengawasan teknis tidak boleh dipisahkan dari administrasi pekerjaan. Dengan adanya pemeriksaan awal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seluruh OPD diminta untuk memastikan dokumen pekerjaan, laporan progres, serta bukti-bukti realisasi sudah lengkap dan sesuai.

Selain kualitas proyek, isu lainnya yang menjadi fokus rapat adalah tingkat penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Tahun Anggaran 2025. Mian meminta seluruh OPD melakukan langkah percepatan agar realisasi anggaran tidak tertunda di akhir tahun.

Baca Juga :  DPW PAN Bengkulu Satukan Doa dan Kepedulian, 1.300 Anak Yatim Disantuni Serentak

Ia menekankan, serapan anggaran bukan sekadar angka, tetapi menyangkut kelancaran program pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Saya ingin penyerapan anggaran 2025 ini clear dan tepat sasaran. Jangan sampai ada hambatan akibat kelalaian administrasi atau keterlambatan proses pengadaan,” katanya.

Mian juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mengawal penyelesaian kegiatan. Ia meminta setiap OPD melakukan pemantauan intensif terhadap mitra kerja, mulai dari konsultan perencana hingga penyedia jasa konstruksi.

Penguatan koordinasi, menurutnya, merupakan kunci untuk mencegah terjadinya deviasi spesifikasi, pekerjaan tidak tuntas, hingga potensi kerugian negara.

Rapat evaluasi itu dihadiri oleh seluruh kepala OPD, tim teknis pengawasan, serta perwakilan inspektorat. Pada akhir pertemuan, Mian menegaskan kembali bahwa kepatuhan terhadap standar pembangunan daerah adalah tanggung jawab bersama demi menjaga akuntabilitas penggunaan APBD.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Diduga Ilegal Sejak 2007, Warga Desak Pemkab Benteng Tutup PT RAA
Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
SK Gubernur Jadi Kunci, BPKAD Kebut Administrasi UP OPD Tahun 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:01 WIB

Diduga Ilegal Sejak 2007, Warga Desak Pemkab Benteng Tutup PT RAA

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Berita Terbaru