Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Sinergi Pengamanan Jemaah Haji 2026

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama pengamanan dan perlindungan jemaah haji Indonesia menjelang puncak musim haji 2026.

Indonesia dan Arab Saudi memperkuat kerja sama pengamanan dan perlindungan jemaah haji Indonesia menjelang puncak musim haji 2026.

RAKYATMERAHPUTIH – Hubungan Indonesia dan Arab Saudi kembali diperkuat menjelang puncak ibadah haji 2026 melalui pertemuan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Riyadh.

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama pengamanan dan perlindungan jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Wakapolri bersama tim disambut langsung oleh Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi, Mayjen Abdul Hamid, mewakili pimpinan otoritas keamanan Arab Saudi.

Baca Juga :  Jalan Rusak Kepahiang dan RL Dibawa ke Jakarta: Harapan Petani Rejang Lebong pada Meja Menteri

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh penghormatan, menunjukkan eratnya hubungan kedua negara dalam mendukung keselamatan jemaah haji Indonesia.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya pertukaran informasi, penguatan pengawasan serta percepatan penanganan persoalan yang mungkin dihadapi warga Indonesia selama musim haji berlangsung.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan perlindungan jemaah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama internasional yang kuat.

Baca Juga :  Ops Damai Cartenz Jaga Stabilitas dan Toleransi Lewat Pengamanan Peresmian Gereja di Kiwirok

“Penguatan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib,” katanya.

Polri juga memastikan akan terus memperkuat pengawasan terhadap praktik penyalahgunaan visa dan keberangkatan non-prosedural yang berpotensi merugikan masyarakat.

Melalui penguatan kerja sama ini, pemerintah berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman dan sesuai aturan yang berlaku.

Berita Terkait

Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa
TNI Siapkan Karya Bakti Besar di Bengkulu: Jembatan, Rumah, Sekolah hingga Puskesmas Dibidik
607 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Rampung
Lahan 6.064 Hektare Penghasil Sayur di Rejang Lebong Alih Fungsi Sawit
Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK
Usulan Hibah Tanah Eks Gubernur Masih Berproses
Gubernur Helmi Kunjungi Korban Kebakaran Pengantungan. Korban: Kami Merasa Tidak Sendirian
Kaesang Datang ke Bengkulu, PSI Perkuat Fondasi Politik Jelang Pemilu 2029
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:30 WIB

TNI Siapkan Karya Bakti Besar di Bengkulu: Jembatan, Rumah, Sekolah hingga Puskesmas Dibidik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:35 WIB

607 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Rampung

Rabu, 23 September 2026 - 15:46 WIB

Lahan 6.064 Hektare Penghasil Sayur di Rejang Lebong Alih Fungsi Sawit

Senin, 7 September 2026 - 15:57 WIB

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Selasa, 1 September 2026 - 18:48 WIB

Usulan Hibah Tanah Eks Gubernur Masih Berproses

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB