RAKYATMERAHPUTIH – Pelantikan 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi momentum untuk mempercepat pelaksanaan program Bantu Rakyat. Program ini merupakan visi besar Gubernur Bengkulu yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik wajib menjabarkan visi tersebut ke dalam program kerja nyata di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tujuan utama kita adalah membantu rakyat. Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan harus menjadi prioritas. Semua OPD harus bergerak ke arah itu,” ujar Wakil Gubernur.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berarti membangun jalan dan jembatan, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Begitu pula dengan sektor ekonomi, yang diarahkan pada pemberdayaan usaha kecil dan ekonomi berbasis potensi lokal.
Selain itu, Gubernur Bengkulu telah membuka jalur komunikasi dengan hampir seluruh kementerian di tingkat pusat. Hasil audiensi tersebut memberikan peluang besar bagi Bengkulu untuk memperoleh program nasional yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sekarang tugas para pejabat yang dilantik adalah menindaklanjuti arahan Gubernur dengan menyiapkan data dan proposal yang konkret. Program pembangunan bisa masuk ke Bengkulu meskipun bukan dalam bentuk dana, tetapi melalui kebijakan pusat,” kata Wakil Gubernur.
Pelantikan ini juga mengakhiri masa jabatan pelaksana tugas di sejumlah OPD. Dengan adanya pejabat definitif, diharapkan pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan terarah.
Ke-14 pejabat yang dilantik berasal dari berbagai bidang strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, mulai dari kepegawaian, kesehatan, komunikasi dan informatika, hingga energi dan sumber daya mineral.
Daftar pejabat yang dilantik:
1. Rusmayadi Hasan – Kepala BKD
2. Elfha Novita – Kepala Biro Organisasi
3. Abdul Hadi – Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan
4. Nelly Alesa – Kadis Kominfo
5. Hery Kurniawan – Direktur RSMY
6. Sri Herlin Despita – Kadis TPHP dan Perkebunan
7. Muslim Azhari – Karo PBJ
8. Nopri Walihan – Kadispora
9. Khirdes Lapendo Pasju – Kadis PM PTSP
10. Rico Yuliana – Kadis ESDM
11. Mif Tarul Ilmi – Kepala Kesbangpol
12. Hendra Gunawan – Karo Ekonomi
13. Tommy Irawan – Kepala BKAD
14. Dadi Hartono – Karo Pemerintahan dan Kesra
Wakil Gubernur berharap pejabat baru mampu bekerja dengan semangat pelayanan dan kolaborasi. Setiap program harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih responsif dan berpihak kepada rakyat,” tutupnya
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









