RAKYATMERAHPUTIH – Aksi bersih-bersih yang digelar Polda Bengkulu di kawasan wisata tidak hanya melibatkan aparat dan pemerintah, tetapi juga berhasil menggerakkan partisipasi wisatawan.
Salah satunya adalah Yogi Utomo, wisatawan asal Sumatera Selatan, yang secara spontan ikut membersihkan sampah saat melihat kegiatan berlangsung di Pantai Panjang Bengkulu.
“Saya tadi lagi berenang, tiba-tiba lihat ramai sekali. Polisi dan masyarakat bersihkan pantai, jadi saya ikut juga,” ujar Yogi.
Aksi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu, Mardiyono, yang mengerahkan ribuan personel bersama TNI, ASN, dan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Pantai Panjang, tetapi juga di sejumlah lokasi wisata lain seperti Pantai Jakat dan Benteng Marlborough.
Menurut Yogi, aksi seperti ini sangat penting karena kebersihan merupakan faktor utama kenyamanan wisata.
Ia juga mengingatkan agar para pedagang dan pelaku usaha di kawasan wisata ikut menjaga kebersihan lingkungan.
“Pantai Bengkulu ini bagus sekali, sayang kalau kotor,” tambahnya.
Keterlibatan wisatawan ini menunjukkan bahwa aksi nyata di lapangan mampu membangun kesadaran publik secara langsung.
Kapolda Bengkulu menyebut, partisipasi masyarakat seperti ini menjadi indikator bahwa gerakan menjaga lingkungan mulai tumbuh di tengah masyarakat.
Ia berharap, ke depan kesadaran tersebut tidak hanya muncul saat ada kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Aksi bersih ini juga menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi semua pihak,” ujar Kapolda
Dengan kondisi lingkungan yang bersih, sektor pariwisata Bengkulu diyakini akan semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









