Edwar Samsi Minta Pejabat Hentikan Opini Sesat Soal Berhantikan PPPK Kerana Belanja Pegawai Tinggi

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Bengkulu minta pejabat hentikan opini sesat soal PPPK, tegaskan tidak ada pemecatan karena belanja pegawai tinggi.

DPRD Bengkulu minta pejabat hentikan opini sesat soal PPPK, tegaskan tidak ada pemecatan karena belanja pegawai tinggi.

RAKYATMERAHPUTIH – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, mengingatkan seluruh pejabat daerah agar tidak membangun opini yang menyesatkan terkait upaya menekan belanja pegawai.

Ia menyoroti adanya narasi yang berkembang bahwa salah satu cara menurunkan belanja pegawai adalah dengan memberhentikan PPPK. Menurutnya, pernyataan seperti itu tidak hanya keliru, tetapi juga berbahaya.

“Kalau ada Kepala daerah yang menyampiakan ini, berarti kita ragukan kra yang menyampaikan seperti itu, dipertanyakan kredibilitas pejabatnya,” tegas Edwar.

Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD memang mengatur batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen. Namun, aturan tersebut tidak pernah menginstruksikan pemecatan tenaga kerja sebagai solusi.

Baca Juga :  Kenaikan UMP Bengkulu 2026 Jadi Ujian Kepatuhan Pengusaha

Sebaliknya, pemerintah daerah didorong untuk melakukan penataan organisasi dan efisiensi anggaran. Seperti mulai menjalankan langkah-langkah strategis untuk menekan angka belanja pegawai agar sesuai dengan amanat undang-undang. Salah satu upaya yang tengah berjalan adalah perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dari sekitar 35 OPD yang ada, direncanakan akan dirampingkan menjadi kurang lebih 25 OPD. Ini salah satu langkah konkret untuk efisiensi,” ujar Edwar.

Ia menjelaskan, perampingan OPD akan berdampak pada efisiensi struktur organisasi serta pengurangan beban belanja rutin, tanpa harus mengorbankan tenaga kerja yang sudah ada.

Selain itu, langkah lain yang ditempuh adalah melakukan pergeseran anggaran, khususnya dari pos tambahan penghasilan pegawai ke belanja barang dan jasa. Kebijakan ini dinilai sebagai strategi yang lebih rasional dalam mengendalikan komposisi anggaran.

Baca Juga :  Modus Barcode Ganda Terbongkar, Operator SPBU Seluma Terancam 6 Tahun Penjara

Edwar menilai, pendekatan tersebut jauh lebih tepat dibandingkan dengan langkah ekstrem seperti memberhentikan PPPK. Ia menegaskan bahwa kebijakan pengurangan belanja pegawai tidak boleh disalahartikan sebagai alasan untuk melakukan pemecatan.

“Langkah-langkah ini saya kira sudah tepat. Tidak ada kaitannya dengan pemberhentian PPPK,” tegasnya.

Dalam situasi ini, DPRD Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berada pada jalur yang benar.

Di akhir pernyataannya, Edwar kembali menegaskan bahwa PPPK tidak akan diberhentikan hanya karena persoalan belanja pegawai.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB