Gubernur Helmi Hasan Seperti Ultraman Bertopi Kopyah

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan (Foto: dok istimewa)

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan (Foto: dok istimewa)

Oleh : Riswan
OPINI EKONOMI

Di Bengkulu, Helmi Hasan kini seperti bertransformasi menjadi Ultraman Bertopi Kopyah”,bukan untuk melawan monster luar angkasa, tetapi untuk menaklukkan jalan rusak dan jembatan goyah. Pada 2025, Helmi menggelontorkan Rp 620 miliar untuk memperbaiki jalan provinsi di sembilan kabupaten/kota. Komitmen ini bukan sekadar pencitraan hasil efisiensi APBD.

Dari DBH Rp 179,67 miliar, Helmi menegaskan prioritasnya jalan, jembatan, dan BPJS gratis untuk rakyat. Di Bengkulu Utara, ia memasang target berani, menuntaskan pembangunan infrastruktur dalam tiga tahun dengan alokasi tahunan minimal Rp 600 miliar.

Baca Juga :  Boleh Menanam Ganja, Mengedar dan Narapidana Langsung Hirup Udara Segar

Proyek strategis juga berjalan. Di Seluma, “titik nol” pembangunan jalan Pasar Talo–Kembang Mumpo dan Simpang Ngalam–Pasar Ngalam mulai dikerjakan tahun 2025 dengan dana Rp 82 miliar, lengkap dengan irigasi dan fasilitas pendidikan. Helmi memastikan tak ada “anak tiri”: semua kabupaten mendapat porsi sesuai tingkat kerusakan.

Pembangunan masif ini memunculkan multiplier effect. Jalan mulus menurunkan biaya distribusi, mempercepat pergerakan ekonomi desa-kota, dan mengangkat UMKM. Penciptaan lapangan kerja konstruksi meningkatkan konsumsi masyarakat. Efisiensi belanja, pemangkasan perjalanan dinas dan pos tidak prioritas, menciptakan manajemen fiskal yang lebih sehat dan dipercaya publik.

Baca Juga :  57 Tahun Provinsi Bengkulu; Helmi Hasan, Harapan dan Tantangan

Yang jarang disorot, Helmi juga menggeber hilirisasi ekonomi Bengkulu. Produk kopi lokal didorong masuk pasar roasted premium dan drip bag, meningkatkan nilai tambah petani. Sektor sawit dan karet diarahkan ke industri pengolahan, bukan lagi menjual bahan mentah.

Dengan kombinasi jalan mulus dan produk bernilai tinggi, Helmi Hasan menunjukkan bahwa Ultraman Berkopyah bukan hanya jago menembakkan cahaya, tetapi juga menembakkan kebijakan hilirisasi yang membuat Bengkulu makin kompetitif.

Berita Terkait

Refleksi 307 Tahun Kota Bengkulu: Melampaui Seremoni, Mewujudkan Tata Kelola Berkelanjutan
Gelap Perang
Pilkada Dipilih Melalui DPRD Tidak Inskonstitusional
PANGGUNG YANG KINI BERNAMA PRABOWO
Refleksi Akhir Tahun 2025: #EreksiKebangsaan DI TENGAH BADAI STRUKTURAL
Bank Raya Perkuat Transformasi Digital Lewat Fitur Uang Saku untuk Kendali Transaksi Anak
Solusi Tata Ruang Kota untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Metropolitan
Air Mata Dibalik Penjara Dua Guru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:49 WIB

Refleksi 307 Tahun Kota Bengkulu: Melampaui Seremoni, Mewujudkan Tata Kelola Berkelanjutan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:48 WIB

Gelap Perang

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Pilkada Dipilih Melalui DPRD Tidak Inskonstitusional

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:13 WIB

PANGGUNG YANG KINI BERNAMA PRABOWO

Senin, 29 Desember 2025 - 13:10 WIB

Refleksi Akhir Tahun 2025: #EreksiKebangsaan DI TENGAH BADAI STRUKTURAL

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB