Bersih dari Warem, Pantai Panjang Disiapkan Jadi Ruang Publik Modern

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Penertiban warung remang-remang (warem) di kawasan Pantai Panjang bukan sekadar penegakan aturan. Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan perubahan besar: menjadikan kawasan pesisir sebagai ruang publik yang modern dan representatif.

Selama ini, Pantai Panjang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan. Namun, keberadaan warem yang tidak terkontrol dinilai menghambat pengembangan kawasan tersebut.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan bahwa penataan ini adalah langkah awal menuju transformasi total.

“Kita ingin Pantai Panjang benar-benar menjadi kebanggaan daerah. Tidak hanya indah, tapi juga tertata dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bengkulu Lantik 10 Pejabat Eselon II. Ini Daftar Lengkap dan Nominal Tunjangannya

Satpol PP telah diterjunkan untuk memastikan proses penertiban berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga memberikan peringatan terakhir kepada pemilik warem untuk membongkar bangunan mereka secara sukarela.

Jika tidak diindahkan, pembongkaran paksa akan dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum.

Transformasi ini juga sejalan dengan visi pembangunan yang lebih luas di tingkat provinsi. Di bawah kepemimpinan Helmi Hasan, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :   Bantuan Rp1 Miliar Diserahkan ke Aceh, Helmi Hasan Tinjau Wilayah Terdampak

Dedy menilai, penataan kawasan wisata akan memberikan dampak jangka panjang. Tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kita ingin ekonomi tumbuh dari sektor yang positif, bukan dari aktivitas yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Dengan kawasan yang lebih tertib, Pemkot Bengkulu berharap Pantai Panjang bisa dikembangkan menjadi ruang publik yang ramah keluarga, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong
Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB