Warga Pondok Kelapa Dapat Harapan Baru Usai Kunjungan Teuku Zulkarnain ke Lokasi Abrasi

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pondok Kelapa mendapat harapan baru setelah Teuku Zulkarnain turun langsung meninjau lokasi abrasi dan berkomitmen memperjuangkan penanganan cepat.

Warga Pondok Kelapa mendapat harapan baru setelah Teuku Zulkarnain turun langsung meninjau lokasi abrasi dan berkomitmen memperjuangkan penanganan cepat.

RAKYATMERAHPUTIH – Kedatangan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, ke Desa Pondok Kelapa membawa harapan baru bagi warga yang selama ini hidup dalam bayang-bayang abrasi dan erosi sungai.

Kamis (29/1/2026), Teuku bersama rombongan organisasi perangkat daerah meninjau langsung lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan arus sungai. Di beberapa titik, daratan yang dulu menjadi tempat tinggal warga kini telah berubah menjadi muara sungai.

Kondisi ini membuat banyak warga merasa tidak aman, terutama saat musim hujan tiba. Setiap hari mereka khawatir rumah yang tersisa akan ikut terseret arus.

Warga menyambut kedatangan Teuku dengan membawa tulisan permohonan bantuan. Mereka berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap bencana yang perlahan menggerus kehidupan mereka.

Dalam dialog singkat dengan warga, Teuku Zulkarnain menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi masalah ini sendirian.

Baca Juga :  Strategi BULOG Bengkulu Tekan Inflasi: Distribusi Besar-Besaran Beras dan Minyak Goreng

“Ini adalah aspirasi masyarakat dan menjadi tanggung jawab kami untuk menindaklanjutinya,” ucap Teuku.

Ia menjelaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah melaporkan hasil sidak kepada Gubernur Bengkulu serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti BWSS VIII, BPBD, dan Kementerian PUPR.

Menurut Teuku, penanganan abrasi harus dilakukan secara bertahap dan terencana. Ia menekankan pentingnya perencanaan agar pembangunan fisik nantinya benar-benar efektif melindungi kawasan permukiman.

Soal waktu pelaksanaan, Teuku secara terbuka menyampaikan kondisi penganggaran daerah. Ia mengatakan bahwa anggaran tahun 2026 telah ditetapkan sehingga pekerjaan fisik kemungkinan baru bisa dilakukan pada 2027.

Namun demikian, ia optimistis bahwa pada anggaran perubahan 2026 sudah bisa dimulai tahapan perencanaan.

“Kita ingin pada perubahan anggaran 2026 sudah ada dana untuk perencanaan. Setelah itu kita siapkan langkah lanjutan agar pembangunan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  QRIS Makin Dekat dengan UMKM, BI Bengkulu Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Ia juga menegaskan bahwa jika kerja sama pendanaan dengan pemerintah pusat tidak berjalan maksimal, maka pemerintah provinsi siap menggunakan APBD demi melindungi keselamatan warga.

“Ini menyangkut keselamatan masyarakat Bengkulu, jadi tidak bisa ditunda-tunda,” kata Teuku.

Kehadiran langsung Teuku Zulkarnain di lokasi bencana dinilai warga sebagai bentuk nyata kepedulian wakil rakyat. Mereka berharap janji penanganan ini benar-benar terwujud sehingga generasi mendatang tidak lagi hidup dalam ancaman abrasi.

Sidak ini menjadi titik awal bagi proses panjang penanganan abrasi di Desa Pondok Kelapa. Dengan dukungan pemerintah provinsi dan koordinasi lintas instansi, masyarakat optimistis wilayah mereka bisa kembali aman dan layak huni.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Perkuat Integritas Pelayanan Publik, Kejati Bengkulu Bawa Pesan Antikorupsi ke DPMPTSP
Produk Lokal Naik Panggung, Semarak Merah Putih Buka Ruang Usaha bagi UMKM Bengkulu
 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Perkuat Integritas Pelayanan Publik, Kejati Bengkulu Bawa Pesan Antikorupsi ke DPMPTSP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Produk Lokal Naik Panggung, Semarak Merah Putih Buka Ruang Usaha bagi UMKM Bengkulu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB