200 Personel Dikerahkan, Aparat Bergerak Cepat Tangani Banjir Lebong

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Anggota polisi membersikan puing-puing pasca banjir Lebong. Senin 7/04/2026.

Tampak Anggota polisi membersikan puing-puing pasca banjir Lebong. Senin 7/04/2026.

RAKYATMERAHPUTIH – Penanganan banjir di Kabupaten Lebong terus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Aparat gabungan turun langsung ke lapangan membantu warga yang terdampak.

Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramdhani SH, SIK, mengungkapkan pihaknya telah mengerahkan sekitar 200 personel.

“Kita turunkan 200 personel untuk membantu evakuasi warga, pengamanan, dan penanganan darurat,” ujarnya.

Personel disebar di sejumlah titik terdampak untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Selain membantu warga, aparat juga mengamankan lokasi terdampak guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Banjir yang terjadi sejak Minggu (5/4/2026) menyebabkan sejumlah wilayah lumpuh. Jalan tertutup lumpur, kendaraan rusak, dan fasilitas umum terendam.

Baca Juga :  Kredit Bank Bengkulu Naik Rp400 Miliar, Dorong Pertumbuhan UMKM di Bengkulu

Untuk mengatasi kondisi tersebut, rekayasa lalu lintas diberlakukan di beberapa titik. Langkah ini dilakukan agar distribusi bantuan dan mobilitas warga tetap berjalan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lebong juga bergerak cepat dengan mendirikan posko bantuan. Posko tersebut menyediakan kebutuhan dasar bagi warga seperti makanan dan logistik harian.Posko induk ditempatkan di Kantor Camat Amen sebagai pusat koordinasi.

Bupati Lebong, H. Azhari SH, MH, mengatakan pemerintah akan terus memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Baca Juga :  Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

“Kita pastikan kebutuhan warga terpenuhi. Ini prioritas utama,” katanya.

Bupati Azhari mengajak masyarakat untuk tetap tenang.

“Kita hadapi ini bersama. Pemerintah hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD, Saprul, menyebut ribuan kepala keluarga terdampak dan kerugian mencapai miliaran rupiah.

“Pendataan masih berlangsung agar penanganan bisa tepat sasaran,” ujarnya.

Meski kondisi cukup berat, pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

Penulis : Windi junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong
Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB