Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Momentum Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 dimanfaatkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu untuk kembali memperkuat nilai integritas dan pengabdian dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara dan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Balai Buntar, Kota Bengkulu, Selasa (1/9/2026).

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Anton Delianto, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bengkulu, Ny. Hayudeni Anton.

Kegiatan diikuti para Asisten, Koordinator, Kepala Seksi, Jaksa Fungsional, staf Kejati Bengkulu hingga jajaran Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Ziarah dan tabur bunga dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memberikan pengorbanan bagi bangsa dan negara.

Namun bagi jajaran Kejati Bengkulu, kegiatan tersebut juga memiliki makna lebih luas. Perjuangan para pahlawan menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang diemban aparatur negara harus dilaksanakan dengan semangat pengabdian.

Kajati Bengkulu Anton Delianto menekankan pentingnya menjadikan nilai perjuangan, integritas dan tanggung jawab sebagai dasar dalam menjalankan tugas sebagai insan Adhyaksa.

“Para pahlawan telah memberikan contoh tentang pengabdian dan pengorbanan untuk bangsa. Bagi insan Adhyaksa, nilai tersebut harus diterjemahkan melalui kerja yang profesional, berintegritas dan bertanggung jawab dalam menjalankan penegakan hukum,” ujar Anton.

Baca Juga :  Ceramah Ustaz Ucay Jadi Magnet Ribuan Jemaah di Pengajian Merah Putih Bengkulu

Menurutnya, tantangan penegakan hukum akan terus berkembang. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia Kejaksaan yang profesional sekaligus memiliki komitmen kuat menjaga marwah institusi.

Integritas menjadi salah satu hal yang harus terus dijaga karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

Anton menilai kepercayaan publik tidak bisa hanya dibangun melalui pernyataan, melainkan membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan tugas.

Karena itu, seluruh jajaran Kejati Bengkulu diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus menjaga kepercayaan masyarakat. Caranya dengan bekerja sesuai aturan, menjalankan tanggung jawab dengan baik dan memastikan setiap pelaksanaan tugas tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 juga menjadi ruang bagi jajaran Kejati Bengkulu untuk memperkuat kebersamaan.

Soliditas dinilai penting karena pelaksanaan tugas Kejaksaan membutuhkan kerja bersama seluruh unsur dalam institusi.

Mulai dari pimpinan, jaksa hingga staf memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan pelayanan dan penegakan hukum yang profesional.

Baca Juga :  Helmi Hasan Sambut Kajati Baru, Perkuat Sinergi Lawan Korupsi di Bengkulu

Kejati Bengkulu berkomitmen menjadikan momentum hari lahir tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kerja dan pengabdian.

Kejaksaan tidak hanya diharapkan kuat dalam menjalankan kewenangan penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun pendekatan yang humanis terhadap masyarakat.

“Profesionalisme dan integritas harus berjalan bersama dengan sikap humanis. Kejaksaan harus mampu menjalankan kewenangannya dengan tegas dan bertanggung jawab, sekaligus tetap memahami kebutuhan masyarakat terhadap keadilan,” ujar Anton.

Melalui semangat tersebut, Kejati Bengkulu berharap seluruh insan Adhyaksa mampu meneruskan nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.

Ziarah di TMP Balai Buntar menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara membutuhkan tanggung jawab, keberanian dan konsistensi.

Semangat itu kemudian diterjemahkan Kejati Bengkulu dalam komitmen meningkatkan kualitas penegakan hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik.

Memasuki usia ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia, Anton berharap seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.

Pembenahan dan peningkatan kualitas kerja harus terus dilakukan agar Kejaksaan mampu menjawab harapan masyarakat serta berkembang menjadi institusi penegak hukum yang semakin profesional, berintegritas dan humanis.

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Kejati dan Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi, untuk Kepentingan Masyarakat 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB