Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Pemerintah Provinsi Bengkulu mempercepat penerapan manajemen talenta untuk menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kemampuan memimpin. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mengisi sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat mengikuti Pra-Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Kerja Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang digelar melalui Zoom Meeting tersebut diikuti Herwan Antoni dari ruang kerjanya. Ia didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi, bersama jajaran.

Dalam pemaparannya, Herwan mengatakan pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan Pemprov Bengkulu perlu segera diekspose sesuai arahan Gubernur Bengkulu. Langkah ini dinilai penting agar pemerintahan didukung oleh ASN yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan jabatan.

“Manajemen talenta di Provinsi Bengkulu harus segera kita ekspose sesuai arahan Gubernur. Ini penting agar roda pemerintahan di provinsi kita berjalan dengan baik dan dipimpin oleh ASN-ASN terbaik,” ujar Herwan.

Menurutnya, Pemprov Bengkulu masih memiliki sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang belum terisi. Sedikitnya terdapat empat jabatan strategis yang membutuhkan pejabat definitif.

Baca Juga :  DPRD Pastikan Pedagang Pantai Panjang Tetap Bisa Berjualan Meski Saung Dibongkar

Jabatan tersebut meliputi Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu.

Kekosongan jabatan itu dinilai perlu segera ditangani agar pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Melalui manajemen talenta, pemerintah dapat memetakan kemampuan, rekam jejak, potensi, dan kinerja ASN sebelum menempatkannya dalam suatu jabatan.

Dengan sistem tersebut, pengisian jabatan diharapkan berlangsung lebih terarah dan berdasarkan kemampuan. ASN yang dipilih harus memenuhi kebutuhan organisasi serta mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik.

Herwan menjelaskan, manajemen talenta bukan hanya digunakan untuk mengisi jabatan yang kosong. Sistem ini juga menjadi sarana untuk menyiapkan calon-calon pemimpin pemerintahan pada masa mendatang.

“Manajemen talenta ini juga berguna untuk menjadikan ASN di Provinsi Bengkulu sebagai pemimpin yang baik, bijaksana, dan mampu menjadi teladan,” katanya.

Pemprov Bengkulu berharap penerapan manajemen talenta dapat mendorong terciptanya pola pengembangan karier ASN yang lebih jelas. Setiap pegawai dapat memperoleh kesempatan untuk berkembang berdasarkan kompetensi, potensi, integritas, dan hasil kerja.

Baca Juga :  Jelang HBKN, Satgas Pangan Intensifkan Pengawasan Harga dan Distribusi

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kantor Regional VII BKN, Faradila, turut memberikan sejumlah masukan terhadap materi yang disampaikan Pemprov Bengkulu.

Faradila menilai isi pemaparan Herwan Antoni telah tersusun dengan baik dan cukup lengkap. Namun, ia menyarankan agar penyampaian materi pada ekspose berikutnya dibuat lebih singkat dan cepat karena durasi presentasi akan diperhitungkan.

“Yang disampaikan Pak Sekda sudah baik. Namun, pemaparannya harus sedikit lebih cepat karena pada saat ekspose nanti waktunya akan dihitung. Saran kami, beberapa slide materi bisa dikurangi,” ujar Faradila.

Meski memberikan sejumlah catatan, Faradila menilai materi manajemen talenta Pemprov Bengkulu secara keseluruhan sudah sangat baik. Materi tersebut dinilai cukup untuk dilanjutkan menuju tahapan berikutnya.

Pemprov Bengkulu menargetkan penerapan manajemen talenta dapat menghasilkan pemetaan ASN yang lebih terukur. Dengan demikian, setiap jabatan dapat diisi oleh orang yang tepat berdasarkan kompetensi dan kebutuhan pemerintahan.

Langkah ini sekaligus diharapkan memperkuat kualitas birokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemprov Bengkulu ingin memastikan pejabat yang diberikan amanah tidak hanya mampu bekerja, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan keteladanan.

Berita Terkait

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB