TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis, Harapan Baru Masyarakat Desa Kualalangi

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara. Personel Koramil 423-01/Ketahun bersama masyarakat turun langsung membantu percepatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang diharapkan menjadi akses penting bagi warga desa.

Pembangunan jembatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Danramil 423-01/Ketahun, Kapten Inf Yudi Triawan, pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan suasana penuh kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Kapten Inf Yudi Triawan didampingi tiga personel Koramil yakni Serma Jumenak, Sertu Surwanto, dan Sertu Leo. Mereka ikut mengawasi sekaligus membantu proses pembangunan di lapangan agar pekerjaan berjalan lancar dan sesuai target.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini dikerjakan secara gotong royong bersama kelompok tukang dan masyarakat Desa Kualalangi. Sejumlah pekerja yang terlibat di antaranya Yusuf, Alfin, Diki, Irawan, Zulfikar, Sapardi, dan Giyo serta enam warga lainnya.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Sebab, jembatan tersebut selama ini sangat dinantikan karena akan mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama akses menuju perkebunan dan jalur penghubung antarwilayah desa.

Baca Juga :  Terik Matahari Kian Menyengat, BMKG Sebut Bengkulu Masih Normal

Kapten Inf Yudi Triawan mengatakan, keterlibatan TNI dalam pembangunan desa merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Koramil 423-01/Ketahun akan terus mendukung pembangunan di wilayah, khususnya yang berdampak langsung bagi kepentingan masyarakat. Kehadiran kami juga untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai target,” ujar Kapten Yudi.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Selama ini, akses warga menuju beberapa titik masih cukup sulit terutama saat musim hujan tiba.

Pada kegiatan pembangunan hari itu, pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi angkur serta pelangsiran material batu gunung dan pasir menuju titik lokasi pembangunan jembatan.

Sejumlah material bangunan juga sudah mulai lengkap di lokasi proyek. Material yang tersedia antara lain tujuh mobil batu gunung, tiga mobil batu split, lima mobil pasir, kaso setengah kubik, papan cor satu kubik, besi ulir ukuran 13 sebanyak 175 batang, tali seling berbagai ukuran, mesin molen, drum air, hingga mesin alcon.

Warga berharap pembangunan jembatan gantung tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat. Pasalnya, akses itu nantinya akan menjadi jalur penting bagi aktivitas pertanian, perkebunan, pendidikan hingga kebutuhan kesehatan warga.

Baca Juga :  MoU dengan BPKP, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Anggaran

Salah satu warga yang ikut membantu pembangunan mengaku senang dengan adanya perhatian dari TNI terhadap desa mereka. Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi impian masyarakat sejak lama karena kondisi akses sebelumnya cukup sulit dilalui.

“Kami sangat senang karena TNI ikut turun langsung membantu. Ini sangat membantu masyarakat karena jembatan ini nanti akan mempermudah akses warga,” ujarnya.

Selain membantu pembangunan fisik, kehadiran TNI juga dinilai mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk bergotong royong. Kebersamaan antara aparat dan warga terlihat selama proses pekerjaan berlangsung.

Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan memang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi warga diyakini akan semakin berkembang.

Pemerintah bersama TNI saat ini terus mendorong pembangunan desa, termasuk pembangunan jembatan perintis yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat di daerah terpencil.

Dengan adanya Jembatan Gantung Perintis Desa Kualalangi, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Berita Terkait

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong
Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB