RAKYATMERAHPUTIH – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu terus memperkuat kualitas layanan kepelabuhanan melalui pemantauan alur pelayaran secara real time. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas kapal yang keluar masuk Pelabuhan Pulau Baai berjalan aman dan lancar.
Upaya tersebut terbukti memberikan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Pelabuhan Pulau Baai mampu melayani ratusan pergerakan kapal tanpa gangguan berarti, baik untuk angkutan penumpang maupun distribusi logistik dan energi.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan pengelolaan alur pelayaran menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Dimas, kondisi alur pelabuhan saat ini berada pada kedalaman minus 6,5 meter mLWS. Kondisi tersebut memungkinkan berbagai jenis kapal dapat beroperasi dengan lebih aman dan nyaman.
“Kondisi alur pelabuhan selalu dipantau secara real time dan dilakukan perawatan secara detail agar pelayanan kepelabuhanan tidak mengalami hambatan,” ujarnya.
Pemantauan real time dilakukan oleh tim teknis Pelindo untuk memastikan setiap perubahan kondisi alur dapat diketahui lebih cepat. Dengan demikian, langkah antisipasi dapat segera dilakukan apabila ditemukan potensi gangguan.
Selain memanfaatkan sistem pemantauan, Pelindo juga melakukan evaluasi rutin terhadap kondisi perairan di sekitar pelabuhan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pelayaran dan meningkatkan efisiensi operasional.
Hasilnya terlihat dari tingginya aktivitas kapal yang berhasil dilayani selama enam bulan pertama tahun ini. Sebanyak 206 pergerakan kapal melayani rute Bengkulu–Enggano dan sebaliknya. Selain itu, terdapat 89 pergerakan kapal pengangkut BBM milik Pertamina yang juga berhasil dilayani tanpa kendala.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan alur pelayaran yang baik memiliki dampak langsung terhadap kelancaran layanan pelabuhan.
Pelabuhan Pulau Baai sendiri merupakan salah satu infrastruktur strategis di Bengkulu. Selain menjadi pusat distribusi logistik, pelabuhan ini juga menjadi jalur utama transportasi laut menuju Pulau Enggano.
Karena perannya yang vital, kondisi alur pelayaran harus selalu terjaga agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu.
Dimas menegaskan, Pelindo akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan. Mulai dari operator kapal, pelaku usaha logistik, hingga masyarakat umum yang memanfaatkan transportasi laut.
“Pelindo bertanggung jawab memberikan layanan terbaik untuk masyarakat di bidang kepelabuhanan,” tegasnya.
Ke depan, Pelindo berharap kondisi alur yang baik dapat semakin meningkatkan kepercayaan pengguna jasa pelabuhan. Dengan pelayanan yang lebih optimal, Pelabuhan Pulau Baai diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Komitmen menjaga alur pelayaran melalui pemantauan real time dan perawatan berkelanjutan menjadi bukti bahwa Pelindo tidak hanya fokus pada operasional hari ini, tetapi juga menyiapkan layanan pelabuhan yang berkelanjutan untuk masa depan Bengkulu.









