RAKYATMERAHPUTIH – Penguatan infrastruktur menjadi salah satu prioritas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Bengkulu dalam meningkatkan pelayanan Pelabuhan Pulau Baai sebagai gerbang ekonomi daerah.
Melalui rencana perbaikan Jalan Line 1, Pelindo terus melakukan berbagai persiapan agar fasilitas pendukung aktivitas logistik semakin optimal.
GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, SH., MH., MSc., mengatakan seluruh proses administrasi dan dokumen teknis telah dipersiapkan dari tingkat daerah.
Perbaikan tersebut sebelumnya telah dirancang sejak November 2025 dan kini memasuki tahap lanjutan setelah adanya pembaruan nilai pekerjaan.
Pelindo melakukan penyesuaian perencanaan secara profesional setelah terjadi perubahan harga material sekitar 10 sampai 15 persen.
“Saat ini dokumen penyesuaian sudah siap dan diserahkan ke pusat untuk segera dilelang kembali,” ungkap Dimas.
Selain melakukan perbaikan fisik jalan, Pelindo Bengkulu juga memperhatikan penyebab kerusakan infrastruktur, salah satunya aktivitas kendaraan Over Dimension Overload (ODOL).
Dimas menyebut, kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas menjadi tantangan dalam menjaga umur jalan pelabuhan.
Sejumlah kendaraan yang seharusnya memiliki batas angkut tertentu masih ditemukan membawa beban lebih besar sehingga berdampak terhadap kualitas jalan.
Pelindo saat ini sedang merumuskan pola pengawasan dan solusi terbaik agar aktivitas distribusi barang tetap lancar tanpa merusak fasilitas publik.
“Terkait persoalan ODOL yang membuat jalan cepat rusak, kami masih mencari solusi yang paling baik,” ujarnya.
Menurut Dimas, pengembangan Pelabuhan Pulau Baai membutuhkan dukungan semua pihak. Infrastruktur yang baik tidak hanya menunjang aktivitas pelabuhan, tetapi juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Bengkulu.
Pelindo berkomitmen menghadirkan kawasan pelabuhan yang lebih tertata, aman, dan mampu mendukung peningkatan arus logistik daerah.








