BENGKULUBENGKULU – Gerakan Radin Inten Asri menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat sinergi bersama TNI dalam menjaga kebersihan kawasan wisata Pantai Panjang.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis agar pengelolaan kawasan wisata tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, selama ini kawasan Pantai Panjang telah dibagi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dikelola secara rutin.
Namun, masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan penanganan bersama melalui gotong royong.
Menurutnya, dukungan TNI dan Polri selama ini sangat membantu pemerintah menjaga kebersihan kawasan wisata.
Karena itu, kolaborasi tersebut akan terus diperluas dengan melibatkan Korem, Kodim, serta perguruan tinggi.
Universitas Bengkulu, Universitas Hazairin, dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu direncanakan ikut berperan melalui berbagai program lingkungan.
Dedy berharap keterlibatan perguruan tinggi mampu menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kebersihan kawasan wisata.
Ia menilai Pantai Panjang merupakan aset penting yang harus dijaga bersama agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
“Gerakan ini luar biasa karena melibatkan semua unsur. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga Pantai Panjang benar-benar menjadi kawasan wisata yang bersih dan membanggakan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar mengapresiasi inisiatif Kodam II/Sriwijaya dan Korem 041/Gamas yang memperkuat Gerakan Indonesia Asri.
Menurutnya, kerja sama lintas instansi menjadi modal penting dalam membangun budaya menjaga lingkungan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga siap mendukung keberlanjutan program tersebut melalui pembagian kawasan kebersihan serta mendorong pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang berfokus pada pelestarian lingkungan.
Program itu diharapkan mampu menghadirkan mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui edukasi dan aksi nyata, mahasiswa dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata.
Khairil berharap Gerakan Radin Inten Asri tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara rutin.
Dengan keterlibatan pemerintah, TNI, Polri, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat, Bengkulu diyakini mampu menghadirkan kawasan wisata yang lebih bersih, sehat, dan menarik bagi wisatawan.
Sinergi lintas sektor tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui infrastruktur, tetapi juga lewat kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi aset bersama.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius








