RAKYATMERAHPUTIH – Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasi kelembagaan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Anton Delianto, S.H., M.H., kepada Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E., di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan ini membawa pesan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dan institusi penegak hukum perlu terus dibangun secara baik sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing.
Dalam kunjungannya, Kajati didampingi Asisten Intelijen Kejati Bengkulu Rolly Manampiring, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Umum Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H., serta Asisten Pemulihan Aset Rizal Edison, S.H., M.H.
Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Fri Wisdom Saragih Sumbayak, S.H., M.H., mengatakan salah satu tujuan utama pertemuan tersebut adalah mempererat hubungan kelembagaan antara Kejati dan Pemprov Bengkulu.
Hubungan yang semakin kuat diharapkan dapat mendorong koordinasi yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan. Kejati Bengkulu terus mendorong koordinasi dan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” kata Wisdom.
Menurutnya, koordinasi antarlembaga memiliki peranan penting. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjalankan pemerintahan dan program pembangunan, sementara Kejaksaan menjalankan tugas sesuai fungsi serta kewenangan yang diberikan peraturan perundang-undangan.
Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap lembaga diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal.
Kejati Bengkulu juga menempatkan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah sebagai salah satu tujuan yang ingin didukung melalui penguatan hubungan kelembagaan tersebut.
“Harapannya tentu hubungan dan sinergi ini dapat memberikan manfaat dalam mendukung kepentingan masyarakat dan pembangunan di Provinsi Bengkulu,” ujar Wisdom.
Dalam keterangan resminya, Kejati Bengkulu menegaskan terus mendorong terjalinnya koordinasi dan kerja sama dengan Pemprov untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik serta terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.
Semangat tersebut menjadi penting karena pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program yang disusun pemerintah. Dukungan dan koordinasi antarlembaga juga dibutuhkan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan baik sesuai kewenangan masing-masing.
Karena itu, pertemuan Anton Delianto dan Helmi Hasan dapat dilihat sebagai bagian dari membangun komunikasi kelembagaan yang lebih kuat.
Suasana pertemuan juga berlangsung dalam nuansa silaturahmi. Dokumentasi pada halaman dua hingga empat siaran pers memperlihatkan Kajati dan Gubernur berdiskusi bersama jajaran, melakukan penyerahan cendera mata, serta berfoto bersama setelah pertemuan.
Kejati Bengkulu berharap komunikasi tersebut tidak berhenti pada kunjungan silaturahmi. Koordinasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah diharapkan terus terjaga dalam mendukung pembangunan Bengkulu.
“Pada prinsipnya, Kejati Bengkulu mendorong terjalinnya hubungan kelembagaan yang baik. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Wisdom.
Pertemuan Kajati Anton Delianto dan Gubernur Helmi Hasan pada akhirnya membawa satu pesan penting: setiap lembaga memiliki fungsi berbeda, tetapi koordinasi yang baik tetap dibutuhkan untuk mendukung kepentingan masyarakat dan kemajuan Provinsi Bengkulu.









