Kepercayaan Publik 72 Persen, MK Perkuat Integritas dan Transformasi Digital

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahkamah Konstitusi mencatat tingkat kepercayaan publik 72,4 persen. Transformasi digital dan integritas jadi kunci penguatan lembaga.  sumber Foto :

Mahkamah Konstitusi mencatat tingkat kepercayaan publik 72,4 persen. Transformasi digital dan integritas jadi kunci penguatan lembaga. sumber Foto :

RAKYATMERAHPUTIH – Tingkat kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan survei Litbang Kompas pada November 2025, MK meraih kepercayaan publik sebesar 72,4 persen. Angka ini menjadi modal penting bagi MK dalam menjalankan fungsi konstitusionalnya.

Ketua MK menyebutkan, kepercayaan publik tidak datang secara instan. Konsistensi, transparansi, dan integritas menjadi kunci utama. Karena itu, MK terus melakukan pembenahan internal agar mampu menjawab ekspektasi masyarakat.

Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah transformasi digital. MK mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (MKRI AI) untuk membantu percepatan penanganan perkara. Selain itu, sistem keamanan siber juga diperkuat guna melindungi data dan proses peradilan.

Baca Juga :  Sekda Ambil Sikap, Pejabat yang Diduga dalam Video Viral Diperiksa

Dalam bidang pengelolaan keuangan, MK kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-19 kalinya secara berturut-turut. Capaian ini mempertegas komitmen MK terhadap tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel.

MK juga memperoleh berbagai penghargaan lain, mulai dari keterbukaan informasi publik hingga keamanan siber. Semua itu menjadi bukti bahwa pembenahan kelembagaan berjalan seiring dengan peningkatan kinerja yudisial.

Baca Juga :  Pekerja LPJU di Lebong Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Bekerja

Di tingkat internasional, MK Indonesia semakin diperhitungkan. MK aktif dalam forum peradilan konstitusi dunia dan menjadi rujukan bagi negara lain yang ingin mempelajari praktik peradilan konstitusi di Indonesia.

Ketua MK menegaskan, tantangan ke depan tetap besar. Namun dengan dukungan publik dan komitmen seluruh jajaran, MK optimistis mampu menjaga marwah konstitusi dan demokrasi Indonesia.

Dengan dibukanya Masa Sidang Mahkamah Konstitusi Tahun 2026, MK menegaskan kesiapan melanjutkan tugas sebagai benteng terakhir keadilan konstitusional di negeri ini.

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB