Nasib Pedagang Suprapto Usai Penertiban: Datangi Dinas Koperasi, Izin Belum Didapat, Pembinaan Jadi Solusi Awal

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Setelah lapak mereka menjadi sasaran penertiban Satpol PP Kota Bengkulu, puluhan pedagang kawasan Jalan Suprapto bergerak mencari kepastian. Mereka mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu untuk meminta solusi terkait kelanjutan usaha.

Kedatangan para pedagang menjadi gambaran persoalan klasik penataan kota: antara penegakan aturan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Perwakilan pedagang, Wahyudi Yoga Pratama, mengatakan sekitar 20 UMKM datang bersama-sama setelah sebelumnya mendapatkan arahan untuk mengurus legalitas.

“Kami datang untuk membuat izin. Kalau memang ada aturan dan persyaratan, kami siap mengikuti,” katanya.

Baca Juga :  5 Truk Bermuatan Puluhan Ton Batu Bara Disita, Polda Bengkulu Perangi Tambang Ilegal

Wahyudi menyebut para pedagang memahami pemerintah memiliki aturan terkait penggunaan fasilitas umum. Namun mereka berharap pemerintah juga memberikan ruang agar UMKM tetap bisa berjalan.

“Kami hanya ingin tetap bisa mencari nafkah dengan aturan yang jelas,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Nelawati, mengatakan pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Namun, izin lokasi berjualan bukan berada di bawah kewenangan dinasnya.

“Kami tugasnya melakukan pendataan dan pembinaan. Kalau izin tetap melalui DPMPTSP,” jelasnya.

Menurut Nelawati, pemerintah tengah menyiapkan konsep penataan UMKM agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap tumbuh namun kawasan kota tetap tertib.

Baca Juga :  Target 25 Besar PON 2028, KONI Bengkulu Canangkan Bengkulu Emas

Beberapa ruang usaha telah disiapkan pemerintah, seperti Brendo, Belengguk Point, Pondok Durian hingga rencana kawasan Kampung Cina.

Selain itu, pengembangan pusat UMKM juga diwacanakan menjangkkau kawasan Suprapto sebagai salah satu titik ekonomi masyarakat.

“Tujuannya agar geliat ekonomi semakin terasa,” ungkapnya.

Nelawati memastikan aspirasi pedagang akan dibawa ke pembahasan tingkat pemerintah daerah bersama OPD terkait.

“Kita saling bekerja sama mencari solusi supaya tujuan bersama tercapai. UMKM berkembang, kota juga tertata,” tutupnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Pemkot dan Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Bersama TNI, Pantai Panjang Disiapkan Lebih Bersih dan Tertata
Pemprov Bengkulu siapkan Rp6 Miliar untuk Event Semarak Merah Putih, Digelar di 12 Titik
Meski Kerugian Kecil Saksi Ahli Ungkap Bisa Dilaporkan
Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk
Dinas Koperasi Akan Benahi Belungguk Point, Pedagang Tak Aktif Terancam Diganti
Era Baru Bank Bengkulu, H. Iswahyudi Dorong Inovasi Layanan Lewat Lounge Blue Sky
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Perkuat Infrastruktur Pulau Baai dan Atasi Kendaraan ODOL
Di Tengah Penertiban PKL, Pemkot Bengkulu Siapkan Ruang Binaan untuk Pelaku UMKM
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:34 WIB

Pemkot dan Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Bersama TNI, Pantai Panjang Disiapkan Lebih Bersih dan Tertata

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:55 WIB

Pemprov Bengkulu siapkan Rp6 Miliar untuk Event Semarak Merah Putih, Digelar di 12 Titik

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:37 WIB

Meski Kerugian Kecil Saksi Ahli Ungkap Bisa Dilaporkan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:24 WIB

Saksi Ahli yang Dihadirkan Terdakwa Justru Perkuat Dakwaan Jaksa dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Pupuk

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:15 WIB

Dinas Koperasi Akan Benahi Belungguk Point, Pedagang Tak Aktif Terancam Diganti

Berita Terbaru

Berita Terkini

Meski Kerugian Kecil Saksi Ahli Ungkap Bisa Dilaporkan

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:37 WIB