Rp558 Juta Digelontorkan, Pemprov Bengkulu Siapkan Festival Tabut 2026 Lebih Meriah dan Berkelas

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan Festival Tabut 2026 tidak akan digelar secara biasa-biasa saja. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp558 juta dari APBD Provinsi Bengkulu, seluruh persiapan terus dimatangkan agar event budaya terbesar di Bumi Merah Putih itu tampil lebih meriah, lebih tertata, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (8/6/2026). Rapat dihadiri unsur TNI, Polri, panitia pelaksana, event organizer (EO), serta organisasi perangkat daerah yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Festival Tabut 2026.

Festival Tabut tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 26 Juni 2026 atau bertepatan dengan 1 sampai 10 Muharram 1448 Hijriah. Selama sepuluh hari penuh, kawasan Sport Center Bengkulu akan menjadi pusat kegiatan budaya, hiburan rakyat, pameran UMKM, hingga berbagai atraksi yang menjadi daya tarik wisata.

Herwan Antoni menegaskan Festival Tabut bukan hanya agenda budaya tahunan, melainkan wajah Bengkulu yang akan dilihat masyarakat nasional. Karena itu seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal.

“Festival Tabut merupakan kebanggaan masyarakat Bengkulu. Karena itu seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman, dan semakin meriah,” ujar Herwan.

Baca Juga :  Retreat Merah Putih Jadi Jalan ASN Bengkulu Turun Langsung Bantu Warga

Anggaran sebesar Rp558 juta yang telah dialokasikan Pemprov Bengkulu akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pelaksanaan festival. Mulai dari produksi acara, operasional kegiatan, pengamanan, layanan kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga dukungan terhadap komunitas adat yang menjadi bagian utama dalam prosesi Tabut.

Menurut Herwan, penggunaan anggaran tersebut bukan sekadar untuk menyukseskan acara seremonial, tetapi juga sebagai investasi promosi budaya Bengkulu kepada masyarakat Indonesia. Apalagi Festival Tabut telah masuk dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN), program nasional yang menghimpun event-event budaya unggulan dari berbagai daerah.

Dalam rapat koordinasi, sejumlah agenda utama menjadi perhatian serius. Pertama adalah pertunjukan seni dan hiburan yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah. Kedua, bazar dan pameran UMKM yang menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Ketiga adalah prosesi adat Tabut yang merupakan inti dari seluruh rangkaian kegiatan.

Pemerintah daerah berharap ketiga agenda tersebut dapat berjalan seimbang. Tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan tetap menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.

Selain itu, kesiapan infrastruktur pendukung juga menjadi fokus pembahasan. Event organizer melaporkan progres pembangunan panggung utama, penataan area kegiatan, sistem pendukung acara, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya yang saat ini terus dikebut.

Baca Juga :  DPO Tambang Ilegal Ditangkap! Buron 4 Tahun, Lolik Eriadi Akhirnya Masuk Penjara

Fasilitas bagi pelaku UMKM juga mendapat perhatian khusus. Pemerintah ingin memastikan seluruh stan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga para pelaku usaha mampu memperoleh keuntungan dari tingginya kunjungan masyarakat selama festival berlangsung.

Festival Tabut selama ini dikenal sebagai salah satu ikon budaya Bengkulu yang memiliki daya tarik kuat. Setiap tahun, ribuan pengunjung memadati lokasi acara untuk menyaksikan berbagai ritual adat yang sarat nilai sejarah dan budaya.

Karena itu, Pemprov Bengkulu menargetkan Festival Tabut 2026 mampu menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi acara, tetapi juga kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan pelayanan kepada pengunjung.

Herwan mengatakan seluruh perangkat pendukung saat ini terus bekerja dan berkoordinasi agar setiap tahapan persiapan dapat selesai sesuai jadwal. Dengan kerja sama seluruh pihak, ia optimistis Festival Tabut 2026 akan menjadi salah satu penyelenggaraan terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami optimistis Festival Tabut tahun ini akan berlangsung lebih meriah. Seluruh perangkat pendukung terus bekerja dan berkoordinasi agar Bengkulu dapat menampilkan event budaya terbaiknya kepada masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Lindungi Keuangan Perusahaan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Sisa Pengembalian Rp1,3 Miliar
5 Truk Bermuatan Puluhan Ton Batu Bara Disita, Polda Bengkulu Perangi Tambang Ilegal
Datangkan KH ES Mubarok, Bengkulu Tengah Perkuat Nuansa Religi dalam Perayaan HUT ke-18
10 Ribu Bibit Sawit Siap Disalurkan, Kelompok Tani Bengkulu Juga Dapat Bantuan Kopi dan Cabai
Gaji PPPK Ditanggung APBN, Balikota Bidik Jalan Mulus hingga Drainase Jadi Prioritas
Hanya Petani Terdaftar RDKK yang Bisa Tebus Pupuk Subsidi, Pemprov Perketat Pengawasan
Nobar Piala Dunia, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan ajak masyarakat menjaga suasana tetap kondusif
Dugaan Aset dan Gaya Hidup Mewah Jadi Dasar Laporan TPPU CV Mandiri Sejahtera
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:57 WIB

Lindungi Keuangan Perusahaan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Sisa Pengembalian Rp1,3 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:47 WIB

5 Truk Bermuatan Puluhan Ton Batu Bara Disita, Polda Bengkulu Perangi Tambang Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:05 WIB

Datangkan KH ES Mubarok, Bengkulu Tengah Perkuat Nuansa Religi dalam Perayaan HUT ke-18

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:37 WIB

10 Ribu Bibit Sawit Siap Disalurkan, Kelompok Tani Bengkulu Juga Dapat Bantuan Kopi dan Cabai

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gaji PPPK Ditanggung APBN, Balikota Bidik Jalan Mulus hingga Drainase Jadi Prioritas

Berita Terbaru