RAKYATMERAHPUTIH – Pemerintah melalui Perum BULOG terus melakukan langkah strategis untuk menekan inflasi pangan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan dalam jumlah besar kepada masyarakat.
Di Bengkulu, BULOG mendistribusikan 5.401.420 kilogram beras dan 1.080.284 liter minyak goreng kepada 270.071 penerima bantuan pangan.
Program ini merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Tujuannya jelas, menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.
Pemimpin BULOG Bengkulu, Dody Syahrial, menyebut bahwa langkah ini penting untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran.
“Penyaluran ini untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan di pasar.
Dengan berkurangnya tekanan permintaan, harga pangan diharapkan tetap stabil dan tidak melonjak tajam.
Distribusi dilakukan secara bertahap dan melibatkan banyak pihak. Pemerintah daerah, dinas terkait, hingga aparat keamanan ikut berperan dalam proses penyaluran.
Selain itu, BULOG juga menggandeng PT Jasa Prima Logistik untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke daerah terpencil.
Dody menegaskan bahwa stok pangan di Bengkulu dalam kondisi aman. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga.
“Ketersediaan stok cukup dan aman. Ini penting untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan,” katanya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya perlindungan sosial pemerintah. Tidak hanya menjaga harga, tetapi juga membantu masyarakat yang paling membutuhkan.
Pengawasan kualitas juga menjadi perhatian utama. BULOG memastikan bahwa seluruh bantuan memenuhi standar dan layak konsumsi.
Dengan distribusi yang terencana dan pengawasan yang ketat, program ini diharapkan berjalan efektif.
Di sisi lain, masyarakat juga merasakan langsung dampak dari program ini. Bantuan yang diterima membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Program bantuan pangan ini menjadi bukti bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan makro, tetapi juga pada langkah konkret di lapangan.
Ke depan, BULOG diharapkan terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan. Tidak hanya sebagai penyedia stok, tetapi juga sebagai penjamin distribusi yang adil dan merata.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









