Awal 2026, Polda Bengkulu Pastikan Harga Beras Aman dan Sesuai Aturan

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awal 2026, Polda Bengkulu memastikan harga beras medium dan premium aman, stabil, dan sesuai HET di seluruh wilayah Bengkulu.

Awal 2026, Polda Bengkulu memastikan harga beras medium dan premium aman, stabil, dan sesuai HET di seluruh wilayah Bengkulu.

RAKYATMERAHPUTIH – Memasuki awal tahun 2026, masyarakat Bengkulu dapat bernapas lega. Harga beras, baik jenis medium maupun premium, dipastikan aman dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Kepastian ini disampaikan setelah pengecekan rutin yang dilakukan oleh Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu.

Pengawasan harga beras dilakukan sejak akhir 2025, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok yang sangat sensitif terhadap kenaikan harga. Dalam pengecekan awal, tim sempat menemukan adanya harga beras premium yang dijual di atas HET.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Setelah dilakukan pengawasan ketat dan pendekatan kepada pedagang, harga kembali normal.

Baca Juga :  Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Kasubdit Indagsi Kompol Jery Antonius Nainggolan mengatakan, saat ini tidak ada lagi temuan harga beras yang melanggar aturan di pasaran.

“Sekarang sudah sesuai. Premium Rp 15.400 per kilogram, medium Rp 13.800 per kilogram, dan SPHP Rp 11.600 per kilogram,” jelasnya.

Menurutnya, stabilitas harga ini sangat penting untuk menjaga ketenangan masyarakat dan mencegah gejolak ekonomi di daerah. Oleh karena itu, Polda Bengkulu memastikan pengawasan tidak berhenti sampai di sini.

Baca Juga :  Tak Hanya Tanggul, Bengkulu Siapkan Kolam Retensi Senilai Rp2,8 Triliun

“Kami akan terus lakukan pemantauan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Penetapan HET sendiri mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional RI Nomor 5 Tahun 2024. Dalam aturan tersebut, Bengkulu masuk zona II dengan batas harga yang sudah ditentukan.

Aparat juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif mengawasi harga di pasaran. Jika menemukan harga beras yang tidak sesuai, masyarakat diminta segera melapor. Dengan pengawasan berkelanjutan dan kepatuhan pedagang, harga beras di Bengkulu diharapkan tetap stabil sepanjang tahun 2026.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru