RAKYATMERAHPUTIH – Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bengkulu pada Seni 19 Januari 2926, bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, BPK menegaskan bahwa LHP harus menjadi alarm perbaikan tata kelola keuangan dan program pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPK Perwakilan Bengkulu, Arif Agus usai menyerahkan tiga LHP sekaligus, yakni satu LHP Kinerja penuntasan TBC di Kabupaten Bengkulu Tengah serta dua LHP Kepatuhan terkait sarana dan prasarana pendidikan di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Selatan.
“LHP ini bukan hanya alat pertanggungjawaban, tetapi juga sumber informasi penting untuk pengambilan keputusan anggaran,” ujar Arif Agus.
Menurut Arif Agus, berbagai temuan yang disampaikan menunjukkan masih lemahnya perencanaan, pengendalian, dan kepatuhan terhadap aturan. Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini berpotensi menghambat pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Dalam kasus penuntasan TBC, misalnya, lemahnya regulasi, koordinasi, dan sistem data dinilai dapat menggagalkan target eliminasi penyakit. Sementara di sektor pendidikan, pemborosan anggaran dan pengelolaan yang tidak tertib berisiko menurunkan kualitas layanan pendidikan.
BPK menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan wajib ditindaklanjuti. Undang-undang mewajibkan pejabat daerah memberikan jawaban dan penjelasan atas tindak lanjut rekomendasi paling lambat 60 hari setelah LHP diterima.
“Kami berharap pemerintah daerah tidak melihat LHP sebagai beban, tetapi sebagai peluang untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kepercayaan publik,” tegas Kepala BPK Perwakilan Bengkulu.
BPK juga mendorong agar hasil pemeriksaan digunakan dalam proses penganggaran berikutnya, sehingga alokasi anggaran benar-benar berbasis kebutuhan dan risiko nyata di lapangan.
Melalui LHP ini, BPK ingin memastikan bahwa setiap rupiah uang negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan komitmen tindak lanjut yang kuat, BPK optimistis tata kelola keuangan daerah Bengkulu dapat terus membaik.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









