BENGKULUBAROMETER – Upaya mempercantik wajah Kota Bengkulu terus dikebut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu kini fokus menata ruang terbuka hijau dengan membangun taman di median jalan, salah satunya di kawasan Jalan Hibrida.
Penataan ini tidak hanya sekadar proyek pemerintah. DLH memilih pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat agar pembangunan taman menjadi gerakan bersama.
Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama agar program ini berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Kami sedang melakukan pembuatan taman di median Jalan Hibrida dengan melibatkan masyarakat. Seluruh elemen kami ajak untuk ikut menata Kota Bengkulu agar semakin indah,” ujar Anshar, Kamis (23/04/2026).
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu yang ingin menjadikan kota lebih tertata, nyaman, dan memiliki nilai estetika tinggi.
Ia menegaskan, kota yang indah bukan hanya enak dipandang, tetapi juga memberi dampak psikologis positif bagi masyarakat.
“Sesuai arahan pimpinan, kota ini harus indah. Ketika kota indah, masyarakat akan merasa lebih nyaman, senang, dan bangga terhadap daerahnya,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, DLH menggandeng berbagai unsur masyarakat mulai dari tingkat RT, RW, LPM, lurah, kecamatan hingga aparat kepolisian. Keterlibatan ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang dibangun.
Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut menjaga dan merawat taman yang telah dibangun.
“Kalau masyarakat ikut terlibat, mereka akan merasa memiliki. Ke depan, taman ini bisa dijaga bersama, baik kebersihan maupun keindahannya,” tambah Anshar.
Pembangunan taman di Jalan Hibrida sendiri dilakukan secara bertahap, mengingat panjangnya jalur yang akan ditata. Saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai area tikungan awal di Hibrida 8.
DLH memastikan penataan akan terus dilanjutkan hingga seluruh median jalan di kawasan tersebut tertata rapi dan menarik.
Selain di Jalan Hibrida, DLH juga tengah melakukan penataan taman di kawasan pusat kota, tepatnya di depan Balai Kota Merah Putih. Penataan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ruang terbuka hijau sekaligus memperindah wajah pusat pemerintahan.
“Kami juga sedang mengerjakan taman di depan Balai Merah Putih. Harapannya semua pekerjaan bisa selesai tepat waktu sehingga Kota Bengkulu semakin indah dan tertata,” tutupnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki lingkungan yang asri, nyaman, dan berkelanjutan.









