Di Balik Sanggahan SPMB, Pemprov Bengkulu Pastikan Semua Keluhan Diperiksa Secara Terbuka

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 20 peserta mengajukan sanggahan dalam SPMB Bengkulu 2026. Pemprov memastikan seluruh keberatan diperiksa secara terbuka dan transparan.

Sebanyak 20 peserta mengajukan sanggahan dalam SPMB Bengkulu 2026. Pemprov memastikan seluruh keberatan diperiksa secara terbuka dan transparan.

RAKYATMERAHPUTIH – Setiap musim penerimaan siswa baru selalu membawa harapan bagi ribuan keluarga. Namun di balik proses tersebut, tidak jarang muncul pertanyaan, keberatan, hingga sanggahan dari masyarakat yang ingin memastikan anak mereka mendapatkan kesempatan yang adil.

Hal itu juga terjadi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Bengkulu. Sejumlah peserta mengajukan keberatan terhadap hasil seleksi yang diumumkan oleh sekolah.

Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan seluruh sanggahan yang masuk tidak dibiarkan begitu saja. Sebaliknya, setiap laporan ditindaklanjuti melalui proses klarifikasi yang melibatkan panitia pelaksana dan pihak sekolah.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyebut terdapat sekitar 20 peserta yang mengajukan sanggahan selama proses penerimaan berlangsung. Semua keberatan tersebut telah diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Kontraktor di Bengkulu, Tiga Koper Dokumen Disita

Dalam proses klarifikasi, berbagai dokumen diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada kekeliruan. Dokumen yang menjadi perhatian antara lain ijazah, sertifikat prestasi, hingga berbagai persyaratan administrasi yang digunakan dalam proses seleksi.

Menurut Helmi, pemeriksaan dilakukan secara terbuka agar seluruh pihak memperoleh penjelasan yang sama. Dengan demikian, keputusan yang diambil dapat dipahami oleh peserta maupun orang tua siswa.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa baru yang saat ini berbasis teknologi dan data. Transparansi menjadi salah satu faktor utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

Helmi mengakui bahwa perkembangan sistem digital memang memberikan banyak kemudahan. Namun di sisi lain, pemahaman yang belum merata terhadap sistem tersebut kadang memunculkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  Janji Pengembalian Dana Berujung Kekecewaan, Ratusan Korban Investasi Bodong Berburu YY Pegawai PTP Nonpetikemas

Karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan SPMB ke depan semakin baik. Tidak hanya dari sisi sistem, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankan proses tersebut.

Menurutnya, setiap keluhan yang disampaikan masyarakat harus dilihat sebagai masukan yang berharga. Dengan adanya kritik dan masukan, pemerintah dapat mengetahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah adalah memastikan seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang sama.

“Tidak boleh ada peserta yang dirugikan akibat kesalahan administrasi maupun kendala teknis”katanya

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan jalur resmi apabila memiliki keberatan terhadap hasil seleksi. Dengan cara itu, setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif berdasarkan data dan fakta.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru