Senator Destita Perjuangkan 115 Ribu Warga Miskin Bengkulu Belum Tercover JKN

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Destita Khairilisani mendesak BPJS Kesehatan mengaktifkan kembali 115 ribu warga miskin Bengkulu yang belum tercover JKN. Masih ada 278 ribu peserta nonaktif.

Senator DPD RI Destita Khairilisani mendesak BPJS Kesehatan mengaktifkan kembali 115 ribu warga miskin Bengkulu yang belum tercover JKN. Masih ada 278 ribu peserta nonaktif.

RAKYATMERAHPUTIH – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari daerah pemilihan Bengkulu, Destita Khairilisani, mendesak BPJS Kesehatan untuk segera mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat miskin yang saat ini masih berada di luar cakupan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Desakan itu disampaikan dalam rapat kerja Komite III DPD RI bersama BPJS Kesehatan yang digelar di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Destita mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 115 ribu warga miskin di Provinsi Bengkulu yang belum tercover dalam skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Padahal, kelompok ini masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah yang seharusnya menjadi prioritas.

“Kami berharap 115 ribu masyarakat desil 1–5 ini bisa segera dimasukkan ke dalam skema PBI JK,” tegasnya.

Tak hanya itu, Destita juga menyoroti tingginya jumlah peserta BPJS Kesehatan yang berstatus nonaktif di Bengkulu. Berdasarkan data per Maret 2026, jumlahnya mencapai sekitar 278 ribu peserta.

Baca Juga :  Lindungi Keuangan Perusahaan, CV Mandiri Sejahtera Gugat Sisa Pengembalian Rp1,3 Miliar

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan masih adanya celah dalam sistem jaminan kesehatan nasional yang perlu segera diperbaiki, khususnya dalam memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

Meski menyampaikan kritik, Destita tetap memberikan apresiasi terhadap capaian BPJS Kesehatan yang dinilai cukup signifikan. Dalam 10 tahun terakhir, cakupan kepesertaan BPJS telah mencapai 98,6 persen dari total penduduk Indonesia.

Namun, ia mengingatkan bahwa target akhir yang harus dicapai adalah Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Capaian ini sudah baik, tetapi kita tidak boleh berhenti. Masih ada masyarakat yang belum terlayani, terutama di daerah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas cakupan kepesertaan.

Baca Juga :  Bengkulu Jadi Provinsi Pertama di Sumatera Gelar Local Media Summit

Ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak bisa secara langsung menetapkan peserta PBI JK. Penentuan peserta sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat dan daerah berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial.

“BPJS terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar masyarakat yang berhak bisa segera terakomodasi,” jelasnya.

Prihati juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara adil oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

Rapat ini menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya bagi masyarakat miskin yang selama ini belum mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.

Destita menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BPJS Kesehatan menjadi kunci utama untuk memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Penulis : Windi junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Tak Hanya Kerahkan Kapal, Pelindo Bengkulu Buka Posko dan Siapkan Logistik Evakuasi KM Prima Sentosa
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB