Harga Gabah Rp 6.500 per Kg, Bulog Bengkulu Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Musim panen tahun 2026 membawa harapan baru bagi petani Bengkulu. Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu hadir langsung di tengah sawah untuk menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Kebijakan ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menyerap gabah dan beras petani secara nasional setara beras sekitar 4 juta ton. Di Bengkulu, program ini menjadi angin segar bagi petani yang selama ini sering menghadapi ketidakpastian harga saat panen raya.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu, Dody Syahrial, SE, QIA, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin petani merasa aman dan dihargai. Harga Rp6.500 per kilogram adalah bentuk perlindungan pemerintah agar petani tidak dirugikan oleh fluktuasi pasar,” kata Dody.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Pondok Kelapa Disiapkan Jadi Pusat Tampung Hasil Bumi Warga

Selain membeli gabah, Bulog juga memastikan kualitas gabah yang diserap memenuhi standar. Usia panen padi harus cukup agar beras yang dihasilkan berkualitas baik. Untuk itu, Bulog bekerja sama dengan PPL dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada petani.

“PPL berperan sebagai corong informasi kepada petani dan kelompok tani. Mereka membantu memastikan panen dilakukan di waktu yang tepat,” jelasnya.

Bulog Bengkulu juga menyiapkan tim lapangan khusus untuk mempercepat proses serapan gabah. Kerja sama dengan unit penggilingan padi dilakukan agar gabah yang dibeli bisa segera diproses menjadi beras.

Dari sisi petani, program ini memberikan rasa tenang karena hasil panen bisa langsung dijual dengan harga pasti. Mereka tidak perlu lagi khawatir soal penurunan harga atau sulitnya menjual gabah.

Selain berdampak pada ekonomi petani, program ini juga berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah dan nasional. Stok beras pemerintah akan terjaga sehingga masyarakat mendapatkan pasokan pangan yang cukup dan stabil.

Baca Juga :  Mayat Pria Terdampar di Kualo Pantai Panjang, SAR dan Polisi Lakukan Penyelidikan

Dody berharap kondisi cuaca yang baik dan curah hujan yang merata di Bengkulu dapat menghasilkan panen optimal. Dengan demikian, serapan gabah Bulog dapat dimaksimalkan.

“Kami optimistis dengan kerja sama semua pihak, hasil panen petani Bengkulu tahun ini akan baik dan mampu menopang kebutuhan pangan nasional,” ujarnya.

Program serap gabah Bulog bukan hanya kebijakan teknis, tetapi juga bentuk kepedulian negara terhadap petani. Kehadiran Bulog di lapangan menjadi bukti bahwa petani adalah bagian penting dari pembangunan nasional.

Dengan harga yang adil, proses yang mudah, dan dukungan berbagai pihak, Bulog Bengkulu berharap petani semakin sejahtera dan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB