BENGKULUBAROMETER – Ita Yunita resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 setelah terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil). Mengemban amanah selama lima tahun ke depan, Ita menegaskan akan membawa Perempuan Bangsa menjadi organisasi yang aktif membangun kader, hadir di tengah masyarakat, serta memperkuat peran perempuan di berbagai bidang.
Sebagai langkah awal, Ita akan menuntaskan pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu yang hingga kini belum terbentuk. Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting untuk memperluas gerakan Perempuan Bangsa.
“Program prioritas kami adalah membentuk dan melengkapi kepengurusan DPC Perempuan Bangsa di seluruh kabupaten yang masih belum terbentuk. Tujuannya agar struktur organisasi semakin kuat dan merata, sekaligus menjadi wadah untuk merekrut serta mencetak kader perempuan yang ideologis, kompeten, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” kata Ita, Minggu (07/06/2026).
Selain memperkuat organisasi, DPW Perempuan Bangsa Bengkulu juga akan memperbanyak kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai aksi sosial telah disiapkan, mulai dari senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah hingga sunatan massal.
“Kami akan menyelenggarakan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga sunatan massal. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Perempuan Bangsa terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ita juga menaruh perhatian besar pada peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia politik. Menurutnya, perempuan harus dibekali pemahaman politik yang baik agar mampu berkontribusi dalam proses pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah.
“Perempuan harus memiliki pemahaman politik yang baik. Karena itu, kami akan menggelar seminar pendidikan politik perempuan agar semakin banyak perempuan yang berani tampil, berpartisipasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah,” jelasnya.
Untuk memperkuat pelaksanaan program, Perempuan Bangsa Bengkulu akan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintah, asosiasi media, hingga insan pers.
“Kami membuka ruang kerja sama yang luas dengan berbagai lembaga, organisasi masyarakat, asosiasi media, dan jurnalis. Sinergi ini penting untuk mendukung program-program organisasi agar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih besar,” ungkapnya.
Di sisi internal, Ita ingin memastikan seluruh pengurus memiliki kemampuan organisasi yang baik melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kapasitas.
“Kami ingin seluruh pengurus memiliki kapasitas dan kompetensi yang baik dalam menjalankan roda organisasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama kami,” ujarnya.
Tak hanya itu, Perempuan Bangsa juga akan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas dan mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang mandiri secara ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan.
“Kami ingin hadir dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara penyandang disabilitas. Bersamaan dengan itu, kami juga akan mendorong program pemberdayaan ekonomi perempuan agar semakin banyak perempuan yang mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.
Ita menegaskan Perempuan Bangsa tidak ingin menjadi organisasi yang hanya aktif saat momentum politik. Di bawah kepemimpinannya, organisasi akan terus hadir melalui kegiatan sosial, advokasi, perlindungan anak, layanan kesehatan, hingga kepedulian terhadap para lanjut usia.
“Perempuan Bangsa harus hadir di tengah masyarakat. Kami akan memperkuat advokasi sosial, perlindungan anak, kesehatan, serta memberikan perhatian kepada para lanjut usia melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial,” tutupnya.









