Jalan Rusak Kepahiang dan RL Dibawa ke Jakarta: Harapan Petani Rejang Lebong pada Meja Menteri

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, saat diwawancarai awak media (foto: dok DPD RI)

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, saat diwawancarai awak media (foto: dok DPD RI)

 

RAKYATMERAHPUTIH – Pertemuan tiga tokoh politik pada pertengahan Desember itu mungkin terlihat seperti agenda formal biasa. Namun bagi para petani di Rejang Lebong dan Kepahiang, pertemuan tersebut bisa menjadi titik balik perbaikan jalan, jembatan, dan irigasi bukan sekadar infrastruktur tapi itu adalah hidup mereka.

Diketahui Pada Jumat, 18–19 Desember 2025, Bupati Kepahiang Zurdinata dan Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari bertemu dengan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. Dalam waktu yang relatif singkat, hasil konkrit diperoleh. Pemerintah pusat langsung mengagendakan rapat koordinasi lintas kementerian pada 22 Desember mendatang.

Baca Juga :  Pejabat Baru Diminta Langsung Tancap Gas Layani Masyarakat

Jalan rusak yang sempat viral di Kepahiang menjadi simbol keterisolasian. Truk pengangkut sayur sering terperosok di jalan berlubang. Hasil kopi dan sayuran, komoditas utama daerah, tidak jarang terlambat tiba di pasar.

Sultan B Najamudin menegaskan komitmen pendampingan daerah. Ia mendorong kementerian terkait mengambil langkah cepat. Dalam konteks ekonomi daerah, infrastruktur bukan ornamen pembangunan. Itu menentukan harga jual panen, biaya distribusi, dan waktu tempuh.

Jika irigasi terbangun, hasil panen meningkat. Jika jalan akses ke pasar lancar, harga jual dapat stabil. Dengan kehadiran Kemenko Pembangunan Kewilayahan, PUPR, dan Bappenas, harapan pembangunan infrastruktur dasar mulai konkret.

Baca Juga :  Bupati Lebong Kembali Ekspedisi ke Telaga Puteri Tujuh Warna untuk Ketiga Kalinya

Jika rapat ini menghasilkan keputusan, maka dua hal penting bisa terjadi. Percepatan pembangunan melalui APBN dan Prioritas program nasional di dua kabupaten itu.

Lebih dari itu, masyarakat berharap bukan hanya rencana, tapi alat berat benar-benar turun ke lapangan. Jika jalan Kepahiang tidak lagi berlubang, distribusi hasil pertanian bisa meningkat hingga 30 persen, menurut data pemerintah daerah.Dalam kondisi ini, infrastruktur adalah denyut ekonomi rakyat. Harapan kini berada di meja rapat Jakarta.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru
Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM
MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri
Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan
Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah
Pemkot Tertibkan Pasar Panorama Untuk Keselamatan dan Estetika Kota
PH Minta Nilai Objektif, Fakta Sidang Tak Buktikan Eka Kacab Cucofindo Ada Unsur Korupsi
Pejabat Baru Diminta Langsung Tancap Gas Layani Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Eks Kadis Pertambangan BU Dietapkan Tsk, Kejati Beri Sinyal Kaut Tsk Baru

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:14 WIB

Panitia Dibubarkan, Warisan Jamda VII Kaur Diharap Jadi Energi Baru Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:37 WIB

MoU Bank Tanah Jadi Titik Balik, Bengkulu Bangun Ekonomi dari Aset Sendiri

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pelayanan Publik Bengkulu Berbenah, Gedung BPKB Baru Jadi Simbol Reformasi Layanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:14 WIB

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Berita Terbaru

Walikota  Bengkulu Dedy Wahyudi, menyatakan Mars Kota Bengkulu ditetapkan sebagai lagu wajib dalam acara resmi. Pemkot Bengkulu menilai lagu ini sebagai strategi membangun identitas dan kebersamaan warga

Bengkulu

Mars Kota Bengkulu dan Strategi Membangun Identitas Daerah

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:14 WIB