Dari Sungai Lemau, PT Bio dan Pemprov Bengkulu Bangun Gerakan Hijau Berkelanjutan

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Deretan bibit pohon yang ditanam di bantaran Sungai Lemau menjadi penanda lahirnya semangat baru menjaga lingkungan hidup di Bumi Merah Putih. Dari kawasan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama PT Bio Nusantara Teknologi meluncurkan Gerakan Penanaman 49.280 Bibit Pohon, sebuah langkah besar yang dirancang untuk memperkuat perlindungan daerah aliran sungai (DAS) sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Peluncuran gerakan tersebut dipimpin langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, didampingi Wakil Gubernur Mian. Sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, hingga perwakilan pemerintah kabupaten dan kota turut mengikuti kegiatan ini, baik secara langsung maupun melalui sambungan daring.

Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa penunjukan PT Bio Nusantara Teknologi sebagai lokasi launching bukan tanpa alasan. Menurut dia, perusahaan tersebut menunjukkan kesiapan dan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan pelestarian lingkungan yang tengah digencarkan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kita tidak sedang mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana semua pihak bisa mengambil peran. PT Bio sudah menyatakan kesediaan menata ulang kawasan bantaran sungai, termasuk menghentikan penanaman sawit di zona tertentu. Ini langkah maju yang patut diapresiasi,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, kawasan bantaran sungai memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem. Jika tidak dijaga, risiko banjir, longsor, hingga penurunan kualitas air akan semakin besar. Karena itu, penanaman pohon keras dan tanaman penyangga seperti bambu dinilai menjadi solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Ketika Proyek Tanpa Kontrak Berujung Proyek Baru

“Kalau bantaran sungai kita hijau, air lebih terjaga, banjir bisa ditekan, dan lingkungan jadi lebih sehat. Ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk anak cucu kita nanti,” katanya dengan nada tegas namun sederhana.

Gerakan penanaman 49.280 bibit pohon ini tidak hanya menyasar kawasan perusahaan. Pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Bengkulu juga melakukan penanaman secara serentak. Masyarakat dilibatkan agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menambahkan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta merupakan kunci keberhasilan program lingkungan. Pemerintah, kata dia, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan dunia usaha yang memiliki wilayah kelola luas.

“Kalau pemerintah dan perusahaan berjalan seiring, hasilnya akan jauh lebih terasa. Kami berharap gerakan ini menjadi contoh bagi perusahaan lain,” ujar Mian.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari seberapa banyak yang tumbuh dan bertahan.

“Menanam itu mudah, merawat yang tidak mudah. Kami akan pastikan ada pengawasan, agar bibit yang ditanam benar-benar hidup dan memberi manfaat,” tegasnya.

Baca Juga :  Rp558 Juta Digelontorkan, Pemprov Bengkulu Siapkan Festival Tabut 2026 Lebih Meriah dan Berkelas

Dari sisi perusahaan, General Manager PT Bio Nusantara Teknologi, Heru Wiratmana, menyebut penunjukan perusahaannya sebagai lokasi penanaman serentak merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Menurut dia, ini menjadi kesempatan bagi PT Bio untuk berkontribusi langsung dalam program pemerintah daerah dan provinsi.

“Kami melihat ini sebagai kesempatan baik untuk membantu pemerintah. Apa yang dicanangkan Pemprov Bengkulu sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, sebelum gerakan besar ini diluncurkan, PT Bio sebenarnya sudah lebih dulu melakukan penanaman di sepanjang DAS Sungai Lemau. Tidak hanya di Bengkulu Tengah, kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah lain.

“Di sepanjang DAS Sungai Lemau, kami sudah menanam sekitar 200 bibit bambu bersama pemerintah daerah. Bahkan di Bengkulu Utara, kami menanam ribuan bibit bambu sebagai upaya memperkuat bantaran sungai,” jelasnya.

Langkah PT Bio ini dinilai sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperkuat citra Bengkulu sebagai provinsi yang serius menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana menjadikan gerakan penanaman pohon ini sebagai program berkelanjutan. Evaluasi akan dilakukan secara berkala, mulai dari tingkat pertumbuhan tanaman hingga dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP
Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat
Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM
Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik
JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Jaksa Nilai Latifa Terbukti Gelapkan Dana Perusahaan, Tuntut 4,5 Tahun Penjara
Akui Pakai Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi GOR Kepahiang, Kuasa Hukum Nilai Perkara Hanya Salah Administrasi
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:13 WIB

Bupati Bengkulu Tengah Ajak Warga Hijaukan Daerah, Bibit Pohon Gratis Cukup Tunjukkan KTP

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:38 WIB

Helmi Hasan: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Sukses Program Bantu Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 19:43 WIB

Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Senin, 27 Juli 2026 - 18:55 WIB

Uji Makalah Jadi Penentu Awal, Calon Karo Hukum Diminta Tawarkan Gagasan Terbaik

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:39 WIB

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Bengkulu

JPU Minta Latifa Ditahan Usai Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:39 WIB