RAKYATMERAHPUTIH – Tidak semua bantuan kemanusiaan hanya berhenti di pengiriman logistik. Ketua Umum Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven, memilih turun langsung ke lapangan memimpin penyaluran bantuan ke wilayah bencana di Aceh.
Steven bersama tim menempuh perjalanan darat panjang dari Bengkulu menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah. Perjalanan itu bukan tanpa hambatan, karena sejumlah daerah yang dilalui masih terdampak sisa banjir dan longsor.
“Di sepanjang jalan, kami masih melihat bekas bencana. Ada jalan rusak, longsoran tanah, dan akses yang sempat terputus,” kata Steven.
Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah rombongan. Mereka membawa misi kemanusiaan berupa 100 unit solar cell yang sangat dibutuhkan warga.
Steven menjelaskan, kehadiran langsung di lokasi penting untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Solar cell dipilih karena dapat langsung digunakan tanpa instalasi rumit. Bagi warga yang rumahnya masih gelap akibat listrik padam, alat ini menjadi penyelamat.
Selain memberikan bantuan, kehadiran HPMPI juga memberikan dukungan moral bagi warga. Steven menyebut solidaritas dan empati sama pentingnya dengan bantuan fisik.
“Kadang yang dibutuhkan warga bukan hanya barang, tapi juga kehadiran dan kepedulian,” katanya.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen HPMPI dalam mendorong kemandirian energi dan peran sosial organisasi di tengah masyarakat.
“Kami percaya energi bersih adalah hak semua orang, termasuk mereka yang sedang tertimpa musibah,” pungkas Steven
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









