RAKYATMERAHPUTIH – Kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Kota Bengkulu, dipadati ribuan warga yang ingin menyaksikan secara langsung latihan militer yang digelar Batalyon 13 Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi perhatian masyarakat karena menghadirkan simulasi operasi tempur yang jarang disaksikan secara terbuka.
Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke lokasi. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat langsung kemampuan prajurit elite TNI dalam menjalankan berbagai skenario operasi militer. Suasana semakin meriah ketika pesawat melintas di atas kawasan Danau Dendam Tak Sudah dan menerjunkan puluhan prajurit menggunakan payung.
Aksi penerjunan tersebut menjadi momen yang paling menarik perhatian masyarakat. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen itu menggunakan telepon genggam mereka. Anak-anak hingga orang dewasa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan latihan yang berlangsung.
Selain penerjunan pasukan, latihan juga menampilkan simulasi penyergapan musuh dan operasi pembebasan wilayah. Dentuman ledakan serta suara tembakan yang terdengar selama latihan membuat suasana seolah menyerupai operasi militer yang sebenarnya. Namun seluruh kegiatan berlangsung dengan pengamanan ketat sehingga tetap aman bagi masyarakat yang menyaksikan.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kopassus, yang telah memilih Bengkulu sebagai lokasi latihan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai tugas dan peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Bengkulu. Masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana prajurit TNI menjalankan tugasnya dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Mian.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air. Selain itu, masyarakat juga dapat memahami lebih dekat profesionalisme dan kemampuan prajurit TNI.
Kehadiran ASN dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota Bengkulu juga menambah semarak kegiatan tersebut. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan kesempatan untuk melihat langsung latihan yang selama ini hanya disaksikan melalui televisi atau media sosial.
Bagi masyarakat Bengkulu, kehadiran Kopassus menjadi pengalaman yang berkesan. Tidak hanya karena menampilkan atraksi militer yang menarik, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.
Latihan yang berlangsung di kawasan Danau Dendam Tak Sudah ini sekaligus menunjukkan bahwa Bengkulu mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Lokasi yang luas dan memiliki karakteristik medan yang beragam dinilai sangat mendukung pelaksanaan latihan militer.
Dengan tingginya jumlah masyarakat yang hadir, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat tetap terjalin dengan baik. Kehadiran Kopassus di Bengkulu berhasil menghadirkan semangat kebangsaan sekaligus memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi masyarakat.









