Sederhanakan Layanan, Pajak Kendaraan untuk Dongkrak PAD Bengkulu

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendorong pengembangan jagung, kedelai hingga cetak sawah melalui program Dua Hektare Satu Desa untuk memperkuat kedaulatan pangan Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendorong pengembangan jagung, kedelai hingga cetak sawah melalui program Dua Hektare Satu Desa untuk memperkuat kedaulatan pangan Bengkulu.

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berbenah dalam pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan, sistem pembayaran pajak kendaraan kini dibuat lebih sederhana dan efisien.

Melalui Surat Edaran Nomor B.900.1.13.1/429/BAPENDA.III/2026, masyarakat tidak lagi diwajibkan melampirkan KTP pemilik awal kendaraan saat membayar pajak tahunan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mengatasi hambatan administratif yang selama ini membuat banyak wajib pajak menunda kewajibannya.

Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hadianto, menyebutkan bahwa penyederhanaan prosedur ini akan berdampak langsung pada peningkatan kepatuhan masyarakat.

Baca Juga :  Pengurus IKAPPABASKO Bengkulu Resmi Dilantik, Perkuat Persatuan Perantau Minang untuk Bangun Daerah

“Cukup STNK asli dan KTP yang menguasai kendaraan. Kita buat lebih mudah agar masyarakat tidak terkendala,” ujarnya.

Selain itu, kebijakan penghapusan tunggakan pajak juga menjadi langkah strategis untuk menarik kembali wajib pajak yang selama ini tidak aktif.

Dengan hanya membayar pajak tahun berjalan, masyarakat didorong untuk kembali masuk dalam sistem administrasi pajak daerah.

Baca Juga :  Kepahiang Selangkah Lagi Miliki Pengurus Karang Taruna Definitif, Tinggal Menunggu Pengukuhan

Namun demikian, pemerintah tetap menekankan pentingnya tertib administrasi. Pemilik kendaraan diwajibkan membuat surat pernyataan untuk melakukan balik nama di masa mendatang.

“Ke depan tetap harus balik nama, dan prosesnya kita gratiskan,” tambah Hadianto.

Pemprov Bengkulu optimistis, kebijakan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga berdampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan sistem yang lebih sederhana dan ramah masyarakat, potensi penerimaan pajak kendaraan diperkirakan akan meningkat.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru