RAKYATMERAHPUTIH – Sorak Sorai Festival 2025 tidak hanya sukses sebagai ajang hiburan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital. Selama tiga hari pelaksanaan festival, Bank Raya mencatat lonjakan transaksi signifikan melalui aplikasi Raya.
Berdasarkan data internal, total volume transaksi selama Sorak Sorai Festival mencapai lebih dari 207 juta transaksi. Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas pembayaran digital yang dilakukan pengunjung di area festival.
Lonjakan transaksi tersebut didorong oleh partisipasi aktif pelaku UMKM yang sebagian besar telah menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Transaksi menjadi lebih cepat dan efisien, baik bagi penjual maupun pembeli.
Bagi pelaku UMKM, sistem pembayaran digital memberikan banyak manfaat. Selain mempermudah pencatatan keuangan, transaksi non-tunai juga mengurangi risiko kehilangan uang tunai dan mempercepat proses pelayanan kepada pelanggan.
Pengunjung pun merasakan kenyamanan bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai. Cukup dengan ponsel, seluruh kebutuhan pembayaran di area festival dapat dilakukan secara praktis.
Festival ini menjadi contoh nyata bagaimana integrasi antara hiburan, UMKM, dan layanan keuangan digital mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan. Event publik tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga mendorong adopsi teknologi keuangan.
Bank Raya menyatakan optimistis tren transaksi digital akan terus meningkat sepanjang 2026. Berbagai inovasi produk dan program promosi akan terus dihadirkan untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat Indonesia.
Keberhasilan Sorak Sorai Festival membuktikan bahwa event berskala besar dapat menjadi motor penggerak ekonomi digital dan inklusi keuangan. Bank Raya berharap dapat terus terlibat dalam berbagai kegiatan serupa sebagai bagian dari komitmen memperluas literasi dan akses layanan keuangan digital di Indonesia.









