Tersangka PLTA Musi Pernah Terjerat Kasus KPK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Meski sudah menjalani hukuman dalam perkara lain, Nehemia Indrajaya kembali ditetapkan sebagai tersangka. Kali ini dalam dugaan korupsi pengadaan sistem AVR PLTA Musi tahun 2022–2023.

Penetapan dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Bengkulu setelah pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti.

Menurut Pelaksana Harian Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Denny Agustian, tersangka diduga memanipulasi harga pengadaan bersama pihak lain.

“Penetapan dilakukan setelah pemeriksaan. Saat ini tersangka sedang menjalani hukuman di Rutan Pakjo Palembang,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Pastikan Pedagang Pantai Panjang Tetap Bisa Berjualan Meski Saung Dibongkar

Dalam kasus ini, proyek pengadaan AVR di lingkungan PT PLN (Persero) UIK SBS diduga terjadi mark up harga.

Estimasi awal dalam RAB sebesar Rp 20,96 miliar, lalu menjadi kontrak Rp 20,52 miliar. Padahal harga riil pembelian peralatan hanya sekitar Rp 15,79 miliar.

Selisih tersebut diduga menjadi keuntungan tidak wajar sebesar Rp 2,69 miliar.

Ini bukan kali pertama Nehemia berhadapan dengan hukum. Pada Juli 2024, ia juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam proyek berbeda.

Baca Juga :  Tak Hanya Uang, Kejari Tanjabbar Sita Ribuan Hektare Lahan Sawit Hasil Korupsi

Kasus PLTA Musi kini memasuki babak lanjutan. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kejati Bengkulu memastikan, meski tersangka sudah berada dalam tahanan atas perkara lain, proses hukum tetap berjalan.

Langkah ini menunjukkan bahwa setiap dugaan kerugian negara tetap harus diproses secara hukum, tanpa melihat status tersangka sebelumnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Proses SK Perpanjangan Selesai Bulan Ini, BKD Fokus Optimalisasi PPPK Paruh Waktu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani

Berita Terbaru