BLINC 3.0 Dibuka, Pemprov Bengkulu Siapkan Investasi untuk Tekan Kemiskinan

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu melalui BLINC 3.0 fokus menyiapkan proyek investasi untuk membuka lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan di daerah.

Pemprov Bengkulu melalui BLINC 3.0 fokus menyiapkan proyek investasi untuk membuka lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan di daerah.

RKAYATMERAHPUTIH – Upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menekan angka kemiskinan terus diperkuat. Salah satunya melalui Kick Off Capacity Building BLINC 3.0 (Bencoolen Investment Challenge) Tahun 2026 yang resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Rabu 15 April 2026 di Hotel Santika Bengkulu.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh sekretaris daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, serta berbagai instansi terkait.

Dalam arahannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa investasi memiliki peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semakin banyak investasi yang masuk, maka semakin besar pula peluang terbukanya lapangan kerja.

“Investasi bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herwan.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada tahun 2029. Target tersebut menjadi bagian dari strategi besar dalam mempercepat pembangunan daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Bengkulu Perkuat Infrastruktur Pulau Baai dan Atasi Kendaraan ODOL

Namun, Herwan mengingatkan bahwa investasi tidak akan datang dengan sendirinya. Daerah harus aktif menyiapkan proyek yang jelas, terukur, dan siap ditawarkan kepada investor.

Melalui BLINC 3.0, pemerintah kabupaten dan kota didorong untuk meningkatkan kapasitas dalam menyusun proyek investasi yang berkualitas.

Program ini bertujuan agar setiap daerah mampu menghadirkan proyek yang tidak hanya menarik, tetapi juga layak secara ekonomi dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menambahkan bahwa tantangan utama daerah saat ini bukan lagi pada potensi, melainkan pada kesiapan proyek.

Ia menyebut, Bengkulu memiliki kekuatan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga kelautan. Namun, tanpa pengemasan yang baik, potensi tersebut sulit menarik minat investor.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kemampuan untuk mengemas potensi menjadi proyek investasi yang siap ditawarkan,” kata Wahyu.

Baca Juga :  Warga Pasar Minggu Bengkulu Ketakutan, Satpol PP Bertindak Cepat Amankan ODGJ Pembawa Kayu

Menurutnya, investor membutuhkan kepastian dan kejelasan. Mulai dari dokumen perencanaan, analisis kelayakan, hingga dukungan regulasi harus disiapkan secara matang.

Karena itu, BLINC 3.0 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk belajar dan meningkatkan kemampuan dalam menyusun proyek investasi. Jika daerah mampu menghadirkan proyek yang siap jual, maka peluang masuknya investasi akan semakin besar.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor ekonomi, tetapi juga pada kehidupan masyarakat secara langsung. Lapangan kerja akan terbuka, pendapatan masyarakat meningkat, dan angka kemiskinan dapat ditekan secara bertahap.

Herwan Antoni optimistis, dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pihak terkait, Bengkulu mampu meningkatkan daya saingnya.

Ia berharap, BLINC 3.0 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan proyek investasi yang bisa direalisasikan.

“Harapan kita, program ini melahirkan proyek nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong
Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:08 WIB

Haornas ke-43, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:02 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Manajemen Talenta, Empat Kursi Kepala OPD Masih Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB