RAKYATMERAHPUTIH – Kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang baru, Saiful Bahri Siregar, disambut penuh harapan oleh pemerintah daerah. Sinergi antara kejaksaan dan pemerintah diyakini menjadi kunci utama dalam memperkuat pembangunan daerah yang bersih dari praktik korupsi.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, hadir langsung dalam penyambutan Kajati di Kantor Kejati Bengkulu, Kamis (30/4/2026). Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara Forkopimda dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan.
“Alhamdulillah, Pak Kajati sudah kita sambut. Forkopimda di Bengkulu insyaallah kompak dan saling mendukung,” ujar Helmi Hasan.
Menurut Helmi, kehadiran Kajati baru menjadi momentum penting untuk memperkuat langkah pencegahan korupsi di Bengkulu. Ia berharap Kejati dapat berperan aktif tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam upaya pencegahan.
“Harapan kita tentu Kejati Bengkulu semakin baik dan mampu mencegah korupsi agar pembangunan berjalan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Saiful Bahri Siregar Ia menekankan bahwa integritas, disiplin, dan profesionalisme merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
“Kita harus menjaga marwah kejaksaan. Jangan sampai ada tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima sejumlah laporan perkara dari jajaran internal. Namun, menurutnya, setiap perkara harus dikaji secara mendalam sebelum diambil langkah hukum.
“Memang sudah banyak laporan yang masuk, tetapi kita harus melihat kekuatan alat bukti dan konstruksi perkaranya. Semua harus jelas sebelum dilanjutkan,” ujarnya.
Saiful menegaskan bahwa tidak boleh ada perkara yang mangkrak. Semua kasus harus ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Menurutnya, setiap pimpinan di kejaksaan memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan perkara berjalan hingga tuntas.
“Kalau alat bukti sudah cukup, maka harus dibawa ke pengadilan. Tidak boleh setengah-setengah,” jelasnya.
Ia juga menyoroti banyaknya perkara yang saat ini ditangani oleh Kejati Bengkulu dan Kejari di wilayahnya. Untuk itu, ia akan melakukan supervisi ketat guna memastikan semua proses berjalan sesuai target.
Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan perkara sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.
“Kami akan kawal semua perkara agar bisa selesai tepat waktu. Ini menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Sinergi antara Kejati Bengkulu dan Pemprov Bengkulu kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.
Penulis : Windi junius
Editor : Redaksi









