DPRD Pastikan Pedagang Pantai Panjang Tetap Bisa Berjualan Meski Saung Dibongkar

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – DPRD Kota Bengkulu memastikan para pedagang yang terdampak penertiban dan pembongkaran saung di kawasan Pantai Panjang tetap memiliki kesempatan untuk berjualan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota BengkuluKetua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu, Dediyanto, mengatakan Pemerintah Kota Bengkulu telah menyediakan fasilitas awning yang dapat dimanfaatkan para pedagang.

“Mereka kan tidak dihilangkan haknya untuk berjualan. Makanya awning yang sudah dibangun oleh Pemda Kota itu boleh ditempati. Secara teknisnya silakan hubungi Dinas Pariwisata,” ujar Dediyanto, Kamis (21/05/2026).

Pernyataan itu disampaikan menyusul polemik penertiban dan pembongkaran saung di kawasan Pantai Panjang yang menuai protes dari sejumlah pedagang.

Baca Juga :  Bangunan Bermasalah Ditegur, Pembongkaran Segera Dilaksanakan

Sebelumnya, para pedagang mendatangi DPRD Kota Bengkulu untuk menyampaikan keluhan terkait dugaan maladministrasi dalam proses penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu.

Dediyanto mengatakan DPRD telah mendengarkan seluruh aspirasi dan tuntutan para pedagang terdampak.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa secara prinsip semua pihak sebenarnya mendukung penataan Pantai Panjang agar kawasan wisata tersebut menjadi lebih tertata.

“Tidak ada yang menolak untuk melakukan tata kelola Pantai Panjang. Semua pihak mendukung,” katanya.

Menurutnya, yang perlu diperbaiki adalah mekanisme pelaksanaan penataan agar tetap memperhatikan kepentingan masyarakat kecil yang mencari nafkah di kawasan wisata tersebut.

“Bagaimana tata kelola ini dilakukan, itu yang kemudian dari hari ke hari perlu diperbaiki. Masukan-masukan yang baik tentu harus kita respons,” tambahnya.

Baca Juga :  Usai Ditetapkan Tersangka. Rumah Mantan Kadis Tambang Bengkulu Digeledah

DPRD Kota Bengkulu juga berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan unsur Forkopimda juga akan dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan sesuai aturan dan tidak memunculkan persoalan hukum.

Dediyanto menilai pendekatan dialog dan komunikasi menjadi langkah penting agar penataan Pantai Panjang tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Ia berharap pemerintah dan pedagang bisa menemukan titik temu sehingga penataan kawasan wisata tetap berjalan tanpa menghilangkan mata pencaharian masyarakat.

Berita Terkait

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran
SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD
Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi
Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS
Syukuran Sederhana Warnai 81 Tahun Pengabdian Kejaksaan di Bengkulu
Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pemkot Bengkulu Perluas Penerima Bantuan, Duda hingga Penggali Kubur Kini Dapat Perhatian
Dua Anggota KPU RI Sambangi Bengkulu, Bawa Misi Perkuat Profesionalitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:24 WIB

Selisih Harga BBM Tekan Pertashop, HPMPI Dorong Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 17:51 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Bengkulu Perkuat Integritas OPD

Kamis, 3 September 2026 - 17:28 WIB

Dikbud Kota Bengkulu Warning Sekolah Jangan Abaikan Potensi Siswa Berprestasi

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIB

Konflik Guru SDIT Rabbani Bengkulu Mencuat ke Disnaker, Ada Persoalan BPJS

Selasa, 1 September 2026 - 19:19 WIB

Ziarah di TMP Balai Buntar, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Nasional

Giliran Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 7 Sep 2026 - 15:57 WIB