RAKYATMERAHPUTIH – Hubungan Indonesia dan Arab Saudi kembali diperkuat menjelang puncak ibadah haji 2026 melalui pertemuan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Riyadh.
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama pengamanan dan perlindungan jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Wakapolri bersama tim disambut langsung oleh Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi, Mayjen Abdul Hamid, mewakili pimpinan otoritas keamanan Arab Saudi.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh penghormatan, menunjukkan eratnya hubungan kedua negara dalam mendukung keselamatan jemaah haji Indonesia.
Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya pertukaran informasi, penguatan pengawasan serta percepatan penanganan persoalan yang mungkin dihadapi warga Indonesia selama musim haji berlangsung.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan perlindungan jemaah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama internasional yang kuat.
“Penguatan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib,” katanya.
Polri juga memastikan akan terus memperkuat pengawasan terhadap praktik penyalahgunaan visa dan keberangkatan non-prosedural yang berpotensi merugikan masyarakat.
Melalui penguatan kerja sama ini, pemerintah berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman dan sesuai aturan yang berlaku.









