RAKYATMERAHPUTIH – Potensi investasi Provinsi Bengkulu semakin mendapat perhatian. Melalui program Bengkulu Investment Challenge (BLINC) 3.0, sejumlah proyek unggulan daerah mulai disiapkan untuk menarik minat investor besar dari dalam maupun luar negeri.
Program kolaborasi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu tersebut kini memasuki tahap kurasi terhadap 12 proyek strategis dari sembilan kabupaten dan kota.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, mengatakan proses ini bertujuan membuat proyek daerah lebih siap sebelum dipresentasikan kepada calon investor.
Menurutnya, investor tidak hanya melihat potensi sumber daya, tetapi juga membutuhkan kesiapan dokumen, kepastian pengembangan, dan kajian ekonomi yang jelas.
“Proyek yang lolos kurasi akan kami bawa dalam berbagai forum promosi investasi, baik di dalam maupun luar negeri,” jelas Irfan.
Sejumlah sektor unggulan masuk dalam daftar proyek potensial BLINC 3.0. Di antaranya pengembangan kawasan wisata Laguna Kaur, kawasan mangrove, industri kopi, kawasan industri, hingga budidaya udang vaname.
Peluang masuknya investasi asing juga semakin terbuka. Salah satu proyek yang mulai mendapat perhatian adalah pengembangan budidaya udang vaname di Kabupaten Bengkulu Utara.
Bahkan, dua investor asing disebut sudah beberapa kali datang langsung melakukan peninjauan lokasi.
“Dua investor asing sudah beberapa kali melakukan site visit ke proyek udang vaname. Ini menjadi sinyal positif bagi investasi di Bengkulu,” ungkap Irfan.
Optimisme tersebut tidak lepas dari keberhasilan BLINC sebelumnya. Salah satu proyek yang berhasil menarik perhatian dunia internasional adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Kaur.
Proyek energi tersebut memiliki potensi investasi mencapai sekitar Rp6 triliun dari investor asal Dubai.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang investasi dengan memanfaatkan potensi unggulan Bengkulu.
Ia menilai masuknya investasi akan berdampak besar terhadap masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja baru.
“Investasi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, sekaligus upaya menekan angka kemiskinan di Bengkulu,” katanya.
Dari proses BLINC 3.0, lima proyek terbaik akan dipilih untuk mengikuti kunjungan lapangan. Selanjutnya, dua proyek unggulan akan mendapatkan pendampingan penyusunan feasibility study agar semakin siap ditawarkan kepada investor.
Frasa Kunci Utama: Investor Asing Lirik Potensi Bengkulu
Meta Description: Sejumlah proyek unggulan Bengkulu mulai dari wisata, energi hingga udang vaname disiapkan menarik investor asing melalui BLINC 3.0.
Tag:
#InvestorAsing #BengkuluMaju #InvestasiDaerah #UdangVaname #WisataBengkulu #BLINC2026 #EkonomiDaerah








