Imigrasi Bengkulu Bentuk 9 Kelurahan Binaan untuk Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 19:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMERAHPUTIH – Upaya mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) kini diperkuat hingga ke tingkat kelurahan. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu meresmikan sembilan kelurahan binaan di Kota Bengkulu sebagai langkah awal memperluas edukasi keimigrasian kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu yang juga Ketua Panitia, Made Nur Hepi Juniartha, mengatakan penetapan sembilan kelurahan tersebut dilakukan melalui sejumlah pertimbangan strategis. Kawasan yang dipilih dinilai memiliki potensi untuk menjadi pusat penyebaran informasi keimigrasian sekaligus garda terdepan dalam mencegah praktik TPPO dan TPPM.

Baca Juga :  Helmi Hasan Temui Manajemen Garuda, Upaya Selamatkan Penerbangan Bengkulu

“Melalui berbagai pertimbangan tersebut, kami menetapkan sembilan kelurahan yang menjadi fokus pembinaan pada tahap awal ini,” kata Made, Senin (27/7/2026).

Sembilan kelurahan yang ditetapkan sebagai Kelurahan Binaan Imigrasi meliputi Kelurahan Sawah Lebar Baru, Belakang Pondok, Sawah Lebar, Rawa Makmur, Kandang, Tanjung Jaya, Lingkar Timur, Sumur Dewa, dan Beringin Raya.

Menurut Made, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Aparatur kelurahan bersama warga diharapkan mampu menjadi penyaring informasi, terutama terkait tawaran pekerjaan ke luar daerah maupun ke luar negeri yang belum tentu benar dan berpotensi menjadi modus perdagangan orang.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kemungkinan Tindak Pidana di Balik Penemuan Tiga Tengkorak dalam Guci di Kepahiang

Melalui program tersebut, setiap kelurahan akan berperan sebagai mitra Kantor Imigrasi dalam memberikan edukasi mengenai keimigrasian kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik, warga diharapkan lebih waspada terhadap berbagai modus yang kerap digunakan pelaku TPPO maupun TPPM.

“Kelurahan binaan diharapkan menjadi mitra Kantor Imigrasi dalam menyebarluaskan informasi keimigrasian sekaligus berperan aktif mencegah praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia,” ujar Made.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu
Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar
Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum
Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak
Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka
Truk Batu Bara Tak Lewat Padang Serai, Pemprov Bengkulu Siapkan Kajian Jalur Khusus
Stok Pemerintah Makin Kuat, BULOG Genjot Penyerapan Hasil Panen Petani
PHRI Bengkulu Warning Satpol PP soal Sidak Hotel: Jangan Tanya Izin di Lapangan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:14 WIB

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bekal dari Pelabuhan untuk Kampus, GM Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Bermimpi Besar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Dorong Tata Kelola Transparan, Kejati Bengkulu dan Pelindo Lanjutkan Kerja Sama Hukum

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verval KDMP, Siapkan Penandatanganan Serentak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kekerasan Anak Tak Hanya Luka Fisik, Kejati Bengkulu Ajak Masyarakat Lebih Peka

Berita Terbaru

Bengkulu

 Keluarga ASN yang Harmonis Jadi Perhatian DWP Bengkulu

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:14 WIB